detikcom

Berita Terbaru

Indeks Berita

Forum I-Net

Pro Kontra

Gb
Tak ada yang menampik soal pesona dan performa iPhone 4S. Sayang, ketika masuk Indonesia, harga gadget Apple itu dibanderol cukup tinggi, dengan versi termurah di kisaran Rp 7 jutaan. Apakah harga itu pantas?
  • PRO Fikri Farezz  ″Mahal wajar2 saja, ini Hp akan terasa sangat bermanfaat dan harganya pun menjanjikan bagi org2 pinter di bidang IT, tapi klo cuma buat sms &.. ″
  • PRO Pituhoppus  ″masalah harga itu relatif,, yg penting kepuasan. orang indo tu aneh wong cuma pemake aja pada berdebat kayak orang paling pinter sendiri. mbok dari.. ″
28%   72% 

Selengkapnya


Senin, 09/11/2009 11:43 WIB

Mahasiswa Cetuskan Pro Pemerkosaan di Facebook
Fino Yurio Kristo - detikinet


Facebook (ist)

Jakarta - Dengan beragam motivasi, beberapa pihak membuat grup bernuansa jahat di Facebook. Australia dihebohkan dengan ulah sebagian mahasiswa di perguruan tinggi elit Sydney University, yang membuat grup pro pemerkosaan wanita di Facebook.

Terang saja, keberadaan grup bersangkutan diprotes keras banyak pihak. Menteri Urusan Wanita negara bagian New South Wales, Linda Burney, menyatakan grup itu dibuat oleh mahasiswa pria yang kuliah di St Paul's College, bagian dari Sydney University. Meski akhirnya grup tersebut dihapus, pihak Sydney University diminta menanggapinya dengan serius.

"Adanya grup pria muda yang nantinya akan jadi pemimpin masyarakat kita, yang sedang belajar di sebuah universitas elit dan berpikir tidak masalah untuk mempromosikan pemerkosaan di website adalah hal yang sungguh menjijikkan," sergah Burney.

Dilansir ABCnews dan dikutip detikINET, Senin (9/11/2009), Burney menambahkan kalau keluarga para mahasiswa pelaku tentunya juga terkejut melihat para putra mempunyai kelakuan negatif semacam itu.

Menanggapi kritik tajam yang bertebaran, Dr Ivan Head dari St Paul's College mengaku baru saja menyadari keberadaan grup online pro pemerkosaan itu. Dia menyatakan sudah berbicara pada para mahasiswa dan mengutuk kelakuan mereka.

"Kami mengutuk sepenuhnya hal-hal yang merendahkan martabat wanita," tukasnya. Namun sejauh ini, belum ada sanksi yang dijatuhkan terkait pembuatan grup Facebook itu.
( fyk / faw )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Share


Komentar Terpopuler


Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

Rekomendasi Artikel