Berita Terbaru
-
Rabu, 08/02/2012 10:50 WIB
4 Petinggi Yahoo Mundur 'Berjamaah' -
Selasa, 07/02/2012 16:56 WIB
Foto yang Dihapus di Facebook Tidak Benar-benar Lenyap -
Selasa, 07/02/2012 14:23 WIB
Kolom Telematika
Teknologi Cloud, Apakah Membantu? -
Selasa, 07/02/2012 14:10 WIB
Ditutup, MegaUpload Banjir Dukungan -
Selasa, 07/02/2012 13:24 WIB
8 Sosok Bertalenta di Dunia Teknologi -
Selasa, 07/02/2012 13:02 WIB
Idenesia, 'YouTube' Lokal yang Menampung Film Inspiratif
Indeks Berita
Forum I-Net
Thread Pilihan

Selasa, 07/02/2012 14:30 WIB
Inilah 8 Sosok Bertalenta di Dunia Teknologi
Posted : radydjencolePro Kontra
- KONTRA Muhammad Iqbal Annur ″JELAS MAHAL LAH HANDPHONE GA DIBAWA MATI MENDING BUAT AMAL BUAT KEPERLUAN ? MASIH BANYAK UNTUK KELAS RAKYAT.. ″
- KONTRA Wemphy ″Wajar mahal soalnya di indo banyak yg ababil!.. ″
26%
74%
Selengkapnya
'Awas, Jebakan Diskon Software Komersial'
Andrian Fauzi - detikinet
Ilustrasi (ist)
Saat ini sistem operasi komersial seperti Windows memang relatif lebih murah ketimbang dulu. Sebut saja sistem operasi Windows XP Profesional yang dibanderol sekitar Rp 800 ribu per lisensi. Bandingkan dengan 2 tahun lalu yang harga jualnya tak kurang dari Rp 1,5 juta per lisensi.
Murahnya sistem operasi tersebut justru dianggap sebagai sebuah jebakan. Pasalnya akan ada efek ketergantungan terhadap sistem operasi tersebut yang akhirnya membuat konsumen menjadi konsumtif.
Hal tersebut diungkapkan oleh Nana Suryana, peneliti Lembaga Ilmu Penelitian Indonesia (LIPI) sekaligus salah seorang tim pengembang utama IGN 2009 (versi terbaru dari Distro Nusantara - red). Saat berbincang dengan detikINET, ia berpendapat penggunaan sistem operasi komersial akan memaksa pengguna untuk terus menggunakan sistem operasi tersebut.
"Kalau cuma beli kan cuma sekali saja. Tapi seperti layaknya software berbayar atau berlisensi, mereka diciptakan memang untuk membuat pemakainya tergantung. Pengguna akan dipaksa untuk mengikuti versi updatenya. Ini yang berbahaya," klaimnya disela-sela acara Seminar Nasional Tentang Open Source Software di Ballroom Hotel Jayakarta, Sabtu (7/11/2009) sore.
Dicontohkan oleh Nana, dari semua departemen yang ada dalam pemerintahan, Departemen Keuangan RI (Depkeu) lah yang dianggap paling boros belanja software. Hal ini dikarena ada satu aplikasi yang dipergunakan oleh Depkeu dan aplikasi tersebut hanya berjalan di sistem operasi Windows.
"Ada aplikasi yang bernama RKA-KL yang dibangun dari aplikasi Visual Fox Pro. Karenanya aplikasi ini hanya bisa berjalan di Windows," ungkapnya.
Ditanya berapa besar biaya yang dikeluarkan oleh Depkeu hanya untuk belanja software saja, Nana mengaku saat ini ada sekitar 32.000 unit satuan kerja Depkeu yang tersebar di seluruh Indonesia. Dan semuanya saling terintegrasi.
"Hitung saja jika harga Windows XP Profesional sekarang sekitar Rp 800 ribu maka dikalikan 32.000 unit. Itu hanya untuk sistem operasinya saja. Belum aplikasi yang lainnya," terangnya. ( afz / fyk )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga :
Berita Terpopuler
- Rabu, 08/02/2012 11:29
Mengintip Tes Daya Tahan yang Dijalani BlackBerry - Rabu, 08/02/2012 10:50
4 Petinggi Yahoo Mundur 'Berjamaah' - Rabu, 08/02/2012 07:57
Nokia Digugat Perusahaan Thailand - Selasa, 07/02/2012 16:04
Hati-hati dengan 'Dompet' BlackBerry 9900 - Rabu, 08/02/2012 11:50
Google Chrome Akhirnya Mendarat di Android
Komentar Terpopuler
- Rabu, 01/02/2012 14:37 WIB
Pantaskah iPhone 4S Dihargai Tinggi? - Minggu, 05/02/2012 13:48 WIB
Pemerintah & Militer AS Siap Pakai Smartphone Android - Kamis, 02/02/2012 18:51 WIB
Dirut Telkomsel: Tudingan Pedagang Pulsa Salah Alamat - Senin, 06/02/2012 11:58 WIB
Studi: Aplikasi iOS Sering Crash Dibanding Android - Rabu, 01/02/2012 13:14 WIB
6 Alasan Pebisnis Tinggalkan BlackBerry
Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Rekomendasi Artikel
- PPATK: Ada 8 Pemilik Transaksi Mencurigakan Kasus Wisma Atlet
- Amir Syamsuddin Diplot Jadi Anggota Dewan Pembina PD





Sending your message


---125x125.gif)
