detikcom

Berita Terbaru

Indeks Berita

Forum I-Net

Pro Kontra

Gb
Tak ada yang menampik soal pesona dan performa iPhone 4S. Sayang, ketika masuk Indonesia, harga gadget Apple itu dibanderol cukup tinggi, dengan versi termurah di kisaran Rp 7 jutaan. Apakah harga itu pantas?
  • KONTRA Gunde Frendisia  ″1 reason, exclusivity. Harga yg pantas, tp cb bandingin sm HH android dgn harga lbh murah, hardware yg \"mungkin\" lbh superior, fitur OS.. ″
  • PRO maapgaptek  ″Ga papalah harga tinggi, demi menjaga gengsi dan biar terlihat gaul.. duit duit gw ini. Dan yang paling penting gw bisa poto2an lewat instagram.. ″
19%   81% 

Selengkapnya


Sabtu, 07/11/2009 14:38 WIB

'Evan Brimob' Jadi Sasaran Serangan 2 in 1
Wicak Hidayat - detikinet


Screenshot Aksi Dedemit Maya

Jakarta - Kekesalan masyarakat memuncak akibat kisruh Polri - KPK. Sosok 'Evan Brimob' pun jadi tumbal aksi dedemit maya. Salah satu bentuk serangan dedemit maya itu ternyata 2 in 1, artinya dengan satu serangan dua situs sekaligus yang jadi korban.

Hal itu dikemukakan pembaca detikINET, Muhammad Ibrahim, lewat email yang diterima, Sabtu (7/11/2009). Menurut Ibrahim, serangan terjadi pada situs Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) dan situs Perkumpulan Rumah Sakit Indonesia (Persi).

Mantan admin situs Teknik Sipil Universitas Gajah Mada, Yogyakarta, ini mengatakan terkejut dengan gelombang protes terhadap sosok 'Evan Brimob' yang sampai ke aksi deface.

Serangan 2 in 1, ujarnya, bisa terjadi karena kedua situs itu punya hubungan erat. Ibrahim menyebut nama salah satu penyelenggara jasa internet sebagai tempat hosting dua situs itu.

Bahkan, lanjut Ibrahim, kedua situs itu memiliki alamat Internet Protocol yang sama. Sehingga kemungkinannya memang satu serangan itu langsung bisa mengenai dua situs sekaligus.

Ibrahim berharap aksi deface itu tidak terus-menerus berlarut-larut. Ia pun mengimbau admin situs bisa lebih baik dalam menjaga keamanan situs yang dikelolanya.

"Kiranya admin segera mem-patch webserver Apache versi 2.2.8 yang running di atas Linux Ubuntu tersebut," tandasnya.

Evan Brimob adalah sosok yang membuat pernyataan konyol di situs jejaring sosial Facebook. Pernyataannya, yang berbunyi 'Polri gak butuh masyarakat tapi masyarakat yang butuh polri... maju terus kepolisian indonesia telan hidup2 cicak kecil', itu mengundang protes dari komunitas dunia maya.


( wsh / wsh )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Share


Komentar Terpopuler


Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

Rekomendasi Artikel