detikcom

Berita Terbaru

Indeks Berita

Forum I-Net

Pro Kontra

Gb
Tak ada yang menampik soal pesona dan performa iPhone 4S. Sayang, ketika masuk Indonesia, harga gadget Apple itu dibanderol cukup tinggi, dengan versi termurah di kisaran Rp 7 jutaan. Apakah harga itu pantas?
  • PRO Renata Siti  ″Pantas2 saja.... Mahal relatif... Yang kontra itu yang gak sanggup beli pastinya... Segala alasan negatif di cari2 hanya dan hanya untuk menenangkan.. ″
  • KONTRA Dhyän Nuryadin  ″jiahhh jelas mahal lahhh....siri could...... klbhn yang pasti jrng d gnkn..... yg ada cuma gengsinya tinggi....klw d tenteng d tmpt rame banggax.. ″
28%   72% 

Selengkapnya


Kamis, 29/10/2009 16:24 WIB

Giliran Mal di Bandung Disasar Timnas HaKI
Andrian Fauzi - detikinet


Ansori Sinungan

Bandung - Setelah Jakarta dan Surabaya, kini giliran Bandung disambangi Tim Nasional Penanggulanggan Pelanggaran Hak Kekayaan Intelektual (Timnas HKI). Tak hanya pusat perbelanjaan, namun instansi pemerintah dan BUMN di Kota Kembang juga menjadi incaran.

Dalam aksi simpatiknya di Bandung Elektronik Center (BEC), Koordinator Administrasi Timnas HKI Ansori Sinungan memberikan penjelasan serta pentingnya
kesadaran akan HaKI kepada toko-toko penjualan komputer ataupun ponsel. Tak hanya itu, secara simbolik pula, Ansori menempelkan 3 jenis poster tentang HaKI,

"Diharapkan penjual dan pembeli lebih hati-hati dan peduli terhadap HKI serta hanya menjual barang-barang yang original," kata pria yang juga menjabat sebagai Direktur Kerjasama dan Pengembangan Direktorat Jenderal HKI, Departemen Hukum dan HAM ini.

Ditambahkannya, pada kampanye tahap kedua ini tidak hanya membangun kesadaran masyarakat terhadap produk software, tapi juga hak paten, merek, desain industri dan lainnya.

"Kami ingin meningkatkan pemahaman masyarakat soal pentingnya menghargai kekayaan intelektual milik para pencipta inventor serta pemilik hak cipta,"
tegasnya.

Sebelumnya, pada periode Februari hingga Juni 2009, Timnas HKI melakukan kampanye bagi kalangan industri tentang pentingnya menggunakan software
berlisensi.

Di tepat yang sama, Audrey Kurnia, Center Manager PT Bandung Arta Mas, Istana Bandung Electronic Center mengatakan bahwa dari 600 lebih tenan yang mengisi gedung perbelanjaan yang ada di Jalan Purnawarman ini semuanya sudah mematuhi aturan hukum yang berlaku.

"Ada lebih dari 600 tenan yang mengisi tempat kami. Sebanyak 400 untuk toko ponsel dan 200 untuk komputer. Semua kita berlakukan sama dan kita minta mereka untuk mengikuti hukum yang berlaku di Indonesia," terangnya.
( afz / ash )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Share


Berita Terpopuler

Komentar Terpopuler


Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

Rekomendasi Artikel