Berita Lain
-
Senin, 06/09/2010 08:04 WIB
Jadi Wadah Prostitusi Online, Situs Iklan Kena Sensor -
Minggu, 05/09/2010 11:51 WIB
Lagi, Pedofilia Online Dijebloskan ke Penjara -
Minggu, 05/09/2010 09:42 WIB
Kemampuan Mendengar Hilang, Nenek Gugat Samsung -
Minggu, 05/09/2010 09:07 WIB
Ping Raih 1 Juta Pengguna -
Sabtu, 04/09/2010 08:30 WIB
China Samai Komputer Super Tercepat di Dunia -
Jumat, 03/09/2010 18:06 WIB
Waspadai Situs BKN Palsu!
Indeks Berita
detikInet's Community
Jumat, 02/10/2009 12:10 WIB
Batik dan Teknologi
Software Batik Hingga Canting Elektronik
Ardhi Suryadhi - detikinet

Ilustrasi (Ist.)
Jbatik adalah sebuah perangkat lunak yang mampu menciptakan motif-motif batik modern dengan basis desain batik tradisional. Aplikasi yang menggabungkan nilai budaya dan teknologi informasi ini menunjukkan bahwa TIK dan budaya bukan dua wilayah yang terpisah. Bahkan kolaborasi keduanya akan menciptakan nilai tambah yang sangat besar.
Inovasi ini berhasil memetakan pola-pola batik secara matematis kemudian diterjemahkan ke dalam perangkat lunak sehingga dapat menciptakan pola-pola batik yang baru secara digital.
Dalam perangkat lunak JBatik, mula-mula gambar batik diolah dan dibuat distribusi frekuensinya. Kemudian dimensinya dihitung dan dibuat fraktalnya. Yang luar biasa adalah dari satu rumus dapat dihasilkan banyak motif desain.
Dengan inovasi yang luar biasa tersebut, tak ayal software karya Pixel People Project ini menyabet penghargaan INAICTA 2008. Pengakuan terhadap kreativitas digital anak bangsa ini pun berlanjut hingga ke tingkat internasional.
JBatik memperoleh penghargaan Asia Pacific ICT Award (APICTA) 2008 untuk kategori 'Tourism and Hospitality' dan UNESCO 2008 Award of Excellence sebagai 'Stamp of Approval' yang menunjukkan produk ini memiliki kualitas tertinggi pada level internasional dan berpotensi besar untuk masuk pasar dunia.
Selain dari sisi software, 'perkawinan' batik dan teknologi juga dapat kita temui pada kehadiran canting elektronik. Canting merupakan senjata utama para pembatik untuk membuat motif di atas kain.
Namun berbeda dengan cara tradisional, canting elektronik ini menggunakan listrik untuk memanaskan malam/lilin dalam membentuk pola di atas kain, sehingga suhu panas dari canting pun bisa dihasilkan dengan lebih baik.
Untuk menggunakan alat ini, pertama-tama pola batik dari kertas yang sudah dibuat harus diletakkan di atas alas lalu ditutupi dengan kaca dan bahan. Selain itu, di bawah alas yang digunakan juga terdapat lampu untuk menerangi pola yang akan dikerjakan.
( ash / faw )
Dapatkan berita daerah, gossip & olahraga diHandphone Nokia dengan mengaktifkan layanan Nokia Life Tools
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (6 Komentar)
Baca juga:
Klik di sini:
Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Vita di vita@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.525).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Vita di vita@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.525).








---125x125.gif)
