detikcom

Berita Terbaru

Indeks Berita

Forum I-Net

Pro Kontra

Gb
Tak ada yang menampik soal pesona dan performa iPhone 4S. Sayang, ketika masuk Indonesia, harga gadget Apple itu dibanderol cukup tinggi, dengan versi termurah di kisaran Rp 7 jutaan. Apakah harga itu pantas?
  • PRO pramana putra  ″kita disi membicarakan pantas nya harga iPhone 4s itu 7 jutaan di Indonesia, bukan lebih baik beli samsung galaxy dapet dua seharga iPhone 4s. Itu.. ″
  • PRO pramana putra  ″kita disi membicarakan pantas nya harga iPhone 4s itu 7 jutaan di Indonesia, bukan lebih baik beli samsung galaxy dapet dua seharga iPhone 4s. Itu.. ″
29%   71% 

Selengkapnya


Jumat, 28/08/2009 17:01 WIB

Didesak Kanada, Facebook Makin Ketat
Santi Dwi Jayanti - detikinet


Facebook (Ilustrasi)

Jakarta - Dengan jumlah pengguna sebanyak 250 juta, tak heran banyak yang mengkhawatirkan situs pertemanan ngetop ini rentan menghadapi ancaman cyber criminal, termasuk penyalahgunaan data penggunanya.

Baru-baru ini misalnya, ia mendapat tudingan dari lembaga pemerintah Kanada bahwa ia telah melanggar hukum privasi. Facebook salah satunya dituduh bersalah karena mereka tetap menyimpan data pengguna yang telah mematikan akunnya.

Menghadapi tudingan ini, Facebook pun akhirnya setuju untuk berbenah diri. Merekapun lebih memperketat beberapa aturan untuk melindungi data pribadi penggunanya.

Pengetatan aturan yang akan mereka implementasikan dalam waktu satu tahun ini akan memberikan kontrol yang lebih pada penggunanya terkait data pribadi yang mereka miliki.

Pengontrolan ini terutama ditujukan untuk melindungi penyalahgunaan data oleh pihak ketiga (pengembang) lewat berbagai macam aplikasi kuis dan game yang tidak semuanya aman.

Jika sebelumnya para pengguna yang ingin memakai software pihak ketiga harus setuju untuk membagikan semua data pribadi kepada aplikasi buatan mereka, maka kini pengembang aplikasi harus mengklasifikasikan kategori mana yang mereka butuhkan, misalnya lokasi geografis atau tanggal kelahiran saja.

Facebook juga akan meng-update kebijakan privacy-nya dan memberikan keterangan yang lebih jelas kepada user tentang pengimplementasian kebijakan tersebut.

Dan bagi mereka yang ingin mematikan akunnya, pemerintah Kanada sepertinya tak perlu mempermasalahkan soal ini lagi.

Dikutip detikINET dari Times, Jumat (28/8/2009), Facebook akan memberikan pilihan bagi mereka yang ingin mengakhiri riwayat akun Facebooknya.

Apakah mereka ingin menon-aktifkannya (yang berarti data pribadi mereka akan tetap disimpan oleh pihak Facebook kalau-kalau mereka ingin menghidupkannya lagi), ataukah mereka ingin menghapus akunnya untuk selamanya (yang berarti semua data akan dihapus secepatnya). ( sha / faw )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Share


Komentar Terpopuler


Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

Rekomendasi Artikel