detikcom

Berita Terbaru

Indeks Berita

Forum I-Net

Pro Kontra

Gb
Tak ada yang menampik soal pesona dan performa iPhone 4S. Sayang, ketika masuk Indonesia, harga gadget Apple itu dibanderol cukup tinggi, dengan versi termurah di kisaran Rp 7 jutaan. Apakah harga itu pantas?
  • KONTRA totok.dtk  ″Masalah harga bukan soal pantas atow kagak, itu mekanisme pasar, gueh yakin yg mampu beli dan nggak ngomongnye beda, penjual nya tentu bilangnya lain.. ″
  • KONTRA Thoni Master Idea  ″Itulah membuat IPHONE tidak terlalu Eksis di indonesia ini di banding blackberry dan samsung... Masalah pasti di harga... hidup android..!!!.. ″
27%   73% 

Selengkapnya


Kamis, 16/07/2009 18:26 WIB

Kalah Tender, Telkom Tetap Gelar Wimax di Jabodetabek
Achmad Rouzni Noor II - detikinet


Rinaldi Firmansyah (ash/inet)

Jakarta - Telkom yang sejatinya mengincar zona Banten dan Jabodetabek, cuma berhasil memenangkan lisensi broadband wireless access (BWA) di zona Jawa Tengah, Papua, Maluku dan Maluku Utara, serta Sulawesi Bagian Utara.

Tak mau kentara kecewa, perusahaan BUMN telekomunikasi ini coba membesarkan hati dengan kekalahan yang diterimanya dalam perebutan pita 2,3 GHz di zona 4 tersebut melawan First Media.

"Kami tak masalah karena kami juga tetap bisa gelar Wimax dengan lisensi BWA yang kami miliki di 3,3 GHz untuk Jabodetabek dan sekitarnya," sergah Dirut Telkom Rinaldi Firmansyah di Grha Cipta Caraka Telkom, Jakarta, Kamis (16/7/2009).

"Tak hanya itu, kami juga punya Speedy dan Telkomsel Flash. Jadi, kalau kalah, sebenarnya nggak terlalu masalah. Harga yang kami tawarkan sudah yang paling rasional," lanjut Rinaldi tanpa mau menyebut nominal harga penawaran sebenarnya..

Chief Information Officer Telkom, Indra Utoyo menuturkan, pihaknya memiliki lebar pita 15 MHz di 3,3 GHz. Dengan pita selebar itu, Telkom mengklaim masih bisa bersaing dengan First Media untuk menawarkan tarif Wimax yang tak kalah bagus kualitasnya dengan tarif yang lebih murah.

"Saat ini kami sedang menggelar tender perangkat jaringannya sesuai TKDN (tingkat kandungan konten dalam negeri). Mudah-mudah akhir tahun sudah bisa roll out. Kalau yang diminta pemerintah, Agustus sudah selesai," pungkas Indra pada detikINET. ( rou / ash )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Share


Komentar Terpopuler


Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

Rekomendasi Artikel