Berita Terbaru
-
Jumat, 10/02/2012 13:34 WIB
Panja Pencurian Pulsa Curiga Gelagat Aneh BRTI -
Kamis, 09/02/2012 17:28 WIB
Refund Pencurian Pulsa Sudah Rp 1 Miliar -
Kamis, 09/02/2012 17:15 WIB
Ungkap Daftar CP Nakal, BRTI Ditegur Panja -
Kamis, 09/02/2012 15:40 WIB
Laporan dari Kuala Lumpur
Jalan Terjal Ekspansi e-Money -
Kamis, 09/02/2012 14:20 WIB
Batal Jual 4.000 Menara, Indosat Tetap Untung -
Kamis, 09/02/2012 13:39 WIB
XL Tak Mau Buru-buru Jual 8.000 Menara
Indeks Berita
Forum I-Net
Pro Kontra
- PRO Renata Siti ″Pantas2 saja.... Mahal relatif... Yang kontra itu yang gak sanggup beli pastinya... Segala alasan negatif di cari2 hanya dan hanya untuk menenangkan.. ″
- KONTRA Dhyän Nuryadin ″jiahhh jelas mahal lahhh....siri could...... klbhn yang pasti jrng d gnkn..... yg ada cuma gengsinya tinggi....klw d tenteng d tmpt rame banggax.. ″
28%
72%
Selengkapnya
Harga Lisensi Melejit, Wimax Jadi Mahal?
Achmad Rouzni Noor II - detikinet
Menkominfo M. Nuh (inet)
"Memang kenaikannya sembilan kali dari harga dasar, tapi sebenarnya masih lebih murah karena kurang dari sepuluh kali harga 3G. Jadi tidak masalah," kata Nuh di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (16/7/2009)
Lagipula, lanjut dia, harga BHP (biaya hak penggunaan) frekuensi itu bukan satu-satunya penentu harga dasar tarif Wimax untuk konsumen nantinya.
"Karena ada unsur teknologi yang ditawarkan. Di samping itu, kualitas manajemen perusahaan yang menggelar layanan pasti punya pertimbangan dalam menetapkan tarif konsumen," jelas Nuh lebih lanjut.
Seperti diketahui, harga penawaran lelang frekuensi BWA yang berhasil dimenangkan peserta tender, melejit naik sembilan kali lipat dari harga dasar (reserved price) Rp 52,35 miliar untuk 15 zona yang dilelang.
Dengan demikian, total uang negara yang berhasil diraup pemerintah bisa dibilang hampir mencapai setengah triliun rupiah dari rentang frekuensi 30 MHz di pita lebar 2,3 GHz tersebut.
Lonjakan harga penawaran ini disayangkan Ketua Masyarakat Industri Kreatif TIK Indonesia (MIKTI) Indra Utoyo. Menurutnya, dengan mahalnya harga lisensi BWA, secara tidak langsung akan berimbas pada mahalnya tarif layanan internet pita lebar melalui teknologi tersebut.
"Kalau seperti itu, saya khawatir industri kreatif akan sulit berkembang. Karena industri kreatif berbasis TIK sangat tergantung pada konektivitas akses internet pita lebar," sesal pria yang sehari-harinya juga menjabat sebagai CIO Telkom itu.
( rou / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga :
Berita Terpopuler
- Jumat, 10/02/2012 19:05
Membludak, Pemesanan Nikon D800 Dihentikan - Jumat, 10/02/2012 17:17
LG: BlackBerry Hanya Mengandalkan BBM - Jumat, 10/02/2012 19:26
Ilmuwan Jepang Ciptakan Robot 'Avatar' - Jumat, 10/02/2012 07:04
Google Chrome 17 Tampil Lebih Ngebut - Jumat, 10/02/2012 11:27
Inikah Bocoran Tampilan iPad 3?
Komentar Terpopuler
- Minggu, 05/02/2012 13:48 WIB
Pemerintah & Militer AS Siap Pakai Smartphone Android - Senin, 06/02/2012 11:58 WIB
Studi: Aplikasi iOS Sering Crash Dibanding Android - Minggu, 05/02/2012 16:48 WIB
Motorola Minta Jatah Penjualan iPhone - Selasa, 07/02/2012 14:58 WIB
Ini Dia Ponsel yang Paling Kuat di Suhu Beku - Selasa, 07/02/2012 09:36 WIB
Pekerja Pabrik iPad Belum Pernah Melihat iPad
Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Rekomendasi Artikel






Sending your message


---125x125.gif)
