detikcom

Berita Terbaru

Indeks Berita

Forum I-Net

Pro Kontra

Gb
Tak ada yang menampik soal pesona dan performa iPhone 4S. Sayang, ketika masuk Indonesia, harga gadget Apple itu dibanderol cukup tinggi, dengan versi termurah di kisaran Rp 7 jutaan. Apakah harga itu pantas?
  • PRO Renata Siti  ″Pantas2 saja.... Mahal relatif... Yang kontra itu yang gak sanggup beli pastinya... Segala alasan negatif di cari2 hanya dan hanya untuk menenangkan.. ″
  • KONTRA Dhyän Nuryadin  ″jiahhh jelas mahal lahhh....siri could...... klbhn yang pasti jrng d gnkn..... yg ada cuma gengsinya tinggi....klw d tenteng d tmpt rame banggax.. ″
28%   72% 

Selengkapnya


Rabu, 15/07/2009 18:46 WIB

Novel Ditolak Penerbit, Twitter 'Berbicara'
Santi Dwi Jayanti - detikinet


Novel(News.com)

San Fransisco - Tak ada rotan, akar pun jadi. Mungkin itu istilah yang tepat untuk novelis yang satu ini. Setelah novelnya ditolak penerbit, ia tak putus asa. Ia pun beralih ke Twitter untuk mempublikasikan karyanya.

Matt Stewart, demikian nama novelis asal Amerika tersebut. Karyanya yang berjudul The French Revolution ditolak oleh penerbit dengan alasan terlalu berisiko karena salah satunya memakai humor yang vulgar.

Namun ia tak habis akal. Tak ada publisher, Twitterpun jadi. Twitter? Ya, guna melihat reaksi dunia luar terhadap novelnya, Stewart melirik Twitter. Alhasil, situs mikroblogging itupun ia jadikan tempat untuk menuangkan sebanyak 480.000 karakter yang terdapat di dalam novelnya.

Bayangkan, padahal satu buah tweet di Twitter dibatasi hanya sampai 140 karakter saja. Jadi ada berapa banyak tweet yang akan Stewart kirim untuk menuntaskan kata demi kata dalam The French Revolution? Ia mengatakan, ia akan menghasilkan kira-kira 3.700 tweet! Ckckck....

"Sejauh ini aku bisa mengatakan, akulah orang pertama yang merilis novel komplit ke dalam Twitter," tulisnya dalam sebuah website yang dilansir detikINET dari News.Com (15/7/2009).

Ia juga menambahkan, bahwa menuangkan bukunya ke Twitter menjadi sebuah "pengalaman sosial" untuk "melihat bagaimana dunia bereaksi terhadap cerita versi panjang yang diceritakan dalam wujud snippet (potongan kalimat)".

Melihat aksinya tersebut, sepertinya niat dan kesungguhannya patut diacungi jempol, meskipun ada spekulasi bahwa ia hanya berusaha untuk menarik perhatian saja. ( sha / faw )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Share


Komentar Terpopuler


Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

Rekomendasi Artikel