detikcom

Berita Terbaru

Indeks Berita

Forum I-Net

Pro Kontra

Gb
Tak ada yang menampik soal pesona dan performa iPhone 4S. Sayang, ketika masuk Indonesia, harga gadget Apple itu dibanderol cukup tinggi, dengan versi termurah di kisaran Rp 7 jutaan. Apakah harga itu pantas?
  • PRO Pituhoppus  ″masalah harga itu relatif,, yg penting kepuasan. orang indo tu aneh wong cuma pemake aja pada berdebat kayak orang paling pinter sendiri. mbok dari.. ″
  • PRO khairul umam  ″kualitas oke , uang berlebihan ..oke2 aja tuch harga segitu bagi yg mampu :D  bagi ane hp jadul udh syukur :D  asal bsa nlpon n sms :D  ckckckckk.. ″
28%   72% 

Selengkapnya


Selasa, 14/07/2009 19:43 WIB
RIM Lobi Pemerintah
Keran Impor BlackBerry Kembali Dibuka
Achmad Rouzni Noor II - detikinet


BlackBerry (ist)

Jakarta - Research in Motion (RIM) nampaknya berhasil meyakinkan pemerintah untuk tidak membekukan seluruh impor BlackBerry. Buktinya, kini keran impor dibuka kembali, meski tidak seluruhnya.

Selasa ini (14/7/2009), RIM kembali mendatangi kantor Dirjen Postel Basuki Yusuf Iskandar. Kedatangannya kali ini bersama Dubes Kanada dan Atase Perdagangan bukan tanpa maksud. Tujuannya jelas untuk melobi pemerintah agar keran impor BlackBerry urung dibekukan.

Nampaknya lobi-lobi itu berhasil. Pemerintah akhirnya mengizinkan keran impor dibuka kembali. Namun hanya sebatas produk lama yang sudah kadung keluar sertifikasinya. Sementara untuk tipe BlackBerry baru masih menunggu pembukaan pusat layanan purna jual.

"Kami tak mau dibilang lembek dan tidak konsisten. Sertifikat tetap kita bekukan sampai 21 Agustus, hanya saja sertifikat eksisting tidak jadi dibekukan," kata Kepala Pusat Informasi Depkominfo, Gatot S Dewa Broto kepada detikINET, Selasa (14/7/2009).

RIM rencananya akan membuka purna jualnya pada 26 Agustus 2009 mendatang. Namun secara teknis, purna jual produsen BlackBerry itu itu sudah bisa berjalan 21 Agustus.

Seperti dipaparkan kepada pemerintah, RIM mengaku butuh waktu untuk pembangunan. Jadwal yang mereka paparkan ialah Hype Plan (14 Juli), Site Construction, Material Delivery, dan Training (31 Juli), Line Setup (7 Agustus), Trial Run (17 Agustus), Quality Assurance (20 Agustus), dan terakhir Go Live (21 Agustus).

"Ini karena mereka mulai menunjukkan itikad baik. Namun kalau sampai 21 Agustus belum juga rampung. Goodbye saja. Sertifikasi impor akan kami bekukan semua," pungkas Gatot.
( rou / faw )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Share


Komentar Terpopuler


Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

Rekomendasi Artikel