detikInet's Community
Berita Lain
-
Jumat, 19/03/2010 17:02 WIB
Banyak Pengguna Facebook Minder Upload Foto -
Jumat, 19/03/2010 13:02 WIB
Sex.com Diincar oleh Pembela Hak Binatang -
Jumat, 19/03/2010 12:31 WIB
Nyandu Facebook, di Toilet pun Update Status -
Jumat, 19/03/2010 11:25 WIB
Bintang Porno Umbar SMS Mesum Tiger Woods -
Kamis, 18/03/2010 16:35 WIB
Berkat Facebook, Mafia Kakap Dibekuk -
Kamis, 18/03/2010 16:17 WIB
'Peluncuran Google Buzz Tidak Bertanggungjawab'
Indeks Berita
Selasa, 14/07/2009 12:47 WIB
Sewa Pembunuh via SMS, Dua Sejoli Diseret Polisi
Santi Dwi Jayanti - detikinet
150.jpg)
Guntexter (Switched)
Heidi Friedburgh dan pacarnya, William Alexander terancam meringkuk di penjara selama maksimal 10 tahun akibat merancang sebuah plot pembunuhan yang menjadikan mantan pacar Friedburgh sebagai targetnya. Namun, sepertinya dua sejoli tersebut tidak merancang skenario mereka dengan hati-hati.
Aksi mereka tercium pihak berwajib, kerena memanfaatkan pesan pendek atau SMS untuk menghubungi seorang pekerja untuk melaksanakan aksi pembunuhan ini. Pekerja yang dihubungi ini bukannya lantas menjalankan perintah dari Friedburgh, namun ia malah menghubungi FBI.
Akhirnya, tak perlu wire taps atau polisi samaran untuk membuat pihak berwajib menyeret kedua sejoli tersebut. Bukti isi SMS yang dikirim oleh Friedburgh sudah jelas. salah satunya berbunyi, "Aku akan disalahkan jika hal ini tidak seperti kecelakaan," demikian yang dilansir detikINET dari TheNewsDispatch, Selasa (14/7/2009).
Diketahui, Friedburgh (30) ingin membunuh mantan pacarnya karena ia ingin mengambil alih hak perwalian atas anak kandung hasil hubungan mereka. ( sha / faw )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga:
Klik di sini:
Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Vita di vita@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.525).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Vita di vita@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.525).






