detikcom

Berita Terbaru

Indeks Berita

Forum I-Net

Pro Kontra

Gb
Tak ada yang menampik soal pesona dan performa iPhone 4S. Sayang, ketika masuk Indonesia, harga gadget Apple itu dibanderol cukup tinggi, dengan versi termurah di kisaran Rp 7 jutaan. Apakah harga itu pantas?
  • KONTRA Aio Wa  ″Wahhh.gak pantes tu dihargai segitu,,, iPhone hanya cocok buat wong tuwek yg gaptek n sibuk dgn gengsi N bisnisnya,,tetangga w yg gak lebih kaya dari.. ″
  • KONTRA Boeing Hidayat   ″Sebenernya kalah jauh jika dibandingkan dgn samsung galaxy S2 kamera kalah layar kalah ma samsung.pantas saja penjualan di 2011 kalah ma S2..cuma.. ″
27%   73% 

Selengkapnya


Senin, 13/07/2009 12:05 WIB

Asyik SMS-an, Eh... Nyemplung Got
Santi Dwi Jayanti - detikinet


Longuiera dan ibunya (Silive)

Travis - Terlalu asyik SMS-an bisa mendatangkan petaka bagi Anda. Apalagi jika dilakukan sembari melakukan aktivitas lain dan Anda tidak memperhatikan keadaan sekitar.

Inilah yang dialami gadis remaja berusia 15 tahun, Alexa Longuiera. Jangan sampai Anda mengalami nasib serupa seperti dia. Longuiera, gadis asal State Island, New York ini mengalami nasib naas, yakni kecemplung got gara-gara terlalu asyik melakukan aktivitas berkirim pesan singkat.

Aktivitas itu ia lakukan selagi berjalan kaki bersama temannya di trotoar Victory Boulevard. Mungkin ia mengira trotoar yang ia lalui mulus-mulus saja, namun ternyata prediksinya salah. Sebuah lubang got yang terbuka, tanpa tanda peringatan dan penutup, telah menantinya selagi dia siap mengirimkan SMS.

Apa yang terjadi? Tak ayal, Longuiera yang tak menyangka akan ada lubang di depannya, kecemplung dan terjun di kedalaman 5 kaki.

Setelah berhasil ditolong dan diangkat naik oleh pekerja DEP (Department of Environmental Protection), terlihat punggungnya menyisakan goresan panjang. Dan dokter yang memeriksanya mengatakan, ada kemungkinan Longuiera menderita kerusakan tulang punggung.

Sebuah pelajaran berharga dari kejadian yang dialami Longuiera. Akan tetapi dalam kasus ini sepertinya keluarga Longuiera tidak menerima begitu saja kejadian yang dialami anaknya.

Dikutip detikINET dari Silive, Senin (13/7/2009), mereka kini sedang menyiapkan tuntutan pada DEP (Department of Environmental Protection) yang bertanggung atas lubang petaka itu. Mereka menuding DEP bersalah karena membiarkan lubang itu terbuka dan tidak diberi tanda peringatan. ( sha / faw )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Share


Berita Terpopuler

Komentar Terpopuler


Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

Rekomendasi Artikel