Berita Terbaru
-
Jumat, 10/02/2012 08:02 WIB
Duh, Putus Pertemanan di Facebook Berujung Pembunuhan -
Jumat, 10/02/2012 07:04 WIB
Google Chrome 17 Tampil Lebih Ngebut -
Kamis, 09/02/2012 18:53 WIB
Ini Dia 10 Finalis Do Network Lenovo -
Kamis, 09/02/2012 13:08 WIB
Berharap Lahirnya Mark Zuckerberg 'Made in Indonesia' -
Kamis, 09/02/2012 11:18 WIB
Diancam Mau Didemo, Apple Tegaskan Peduli Nasib Buruh -
Kamis, 09/02/2012 09:59 WIB
Ribuan Orang akan Geruduk Toko Apple
Indeks Berita
Forum I-Net
Pro Kontra
- PRO Renata Siti ″Pantas2 saja.... Mahal relatif... Yang kontra itu yang gak sanggup beli pastinya... Segala alasan negatif di cari2 hanya dan hanya untuk menenangkan.. ″
- KONTRA Dhyän Nuryadin ″jiahhh jelas mahal lahhh....siri could...... klbhn yang pasti jrng d gnkn..... yg ada cuma gengsinya tinggi....klw d tenteng d tmpt rame banggax.. ″
28%
72%
Selengkapnya
Irak Pantau Aktivitas Teroris dari Ponsel
Ardhi Suryadhi - detikinet
Ilustrasi (Ist.)
Salah satu operator telekomunikasi setempat, Asiacell misalnya, baru saja memutuskan sambungan sekitar 500 ribu SIM Card yang tidak teregistrasi. Langkah tegas tersebut dilakukan untuk mendukung kebijakan pemerintah yang dibentuk pasca jatuhnya rezim Saddam Hussein itu.
Pemerintah Irak memang tak mau mengambil risiko dengan beredarnya sejumlah SIM Card tanpa tuan ini. Pasalnya dikhawatirkan, dari hal yang mungkin dianggap sebagian orang sepele itulah dapat memicu gangguan atau bahkan masalah yang mendera penduduknya.
Bahkan, dilansir detikINET dari Cellular News, Jumat (10/7/2009), pemerintah Irak juga khawatir bahwa ponsel dimanfaatkan untuk kegiatan teroris dalam mempersiapkan atau melancarkan aksinya.
Diar Ahmed, CEO Asiacell berharap, para pelanggan mereka dapat mengambil hikmah dari aksi 'tangan besi' yang dilakukan perusahaannya tersebut. Sebab, menurutnya, hal itu demi kebaikan mereka bersama.
"Kami berterima kasih kepada para penduduk yang telah mendukung kami dalam menjalankan misi ini. Dan kami akan terus menjaga pelayanan dan kualitas sektor telekomunikasi di Irak demi menciptakan pertumbuhan ekonomi dan membantu dalam membangun Irak yang baru," tandasnya. ( ash / fyk )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga :
Berita Terpopuler
- Jumat, 10/02/2012 19:05
Membludak, Pemesanan Nikon D800 Dihentikan - Jumat, 10/02/2012 17:17
LG: BlackBerry Hanya Mengandalkan BBM - Jumat, 10/02/2012 19:26
Ilmuwan Jepang Ciptakan Robot 'Avatar' - Jumat, 10/02/2012 07:04
Google Chrome 17 Tampil Lebih Ngebut - Jumat, 10/02/2012 11:27
Inikah Bocoran Tampilan iPad 3?
Komentar Terpopuler
- Minggu, 05/02/2012 13:48 WIB
Pemerintah & Militer AS Siap Pakai Smartphone Android - Senin, 06/02/2012 11:58 WIB
Studi: Aplikasi iOS Sering Crash Dibanding Android - Minggu, 05/02/2012 16:48 WIB
Motorola Minta Jatah Penjualan iPhone - Selasa, 07/02/2012 14:58 WIB
Ini Dia Ponsel yang Paling Kuat di Suhu Beku - Selasa, 07/02/2012 09:36 WIB
Pekerja Pabrik iPad Belum Pernah Melihat iPad
Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Rekomendasi Artikel






Sending your message


---125x125.gif)
