detikcom

Berita Terbaru

Indeks Berita

Forum I-Net

Pro Kontra

Gb
Tak ada yang menampik soal pesona dan performa iPhone 4S. Sayang, ketika masuk Indonesia, harga gadget Apple itu dibanderol cukup tinggi, dengan versi termurah di kisaran Rp 7 jutaan. Apakah harga itu pantas?
  • KONTRA totok.dtk  ″Masalah harga bukan soal pantas atow kagak, itu mekanisme pasar, gueh yakin yg mampu beli dan nggak ngomongnye beda, penjual nya tentu bilangnya lain.. ″
  • KONTRA Thoni Master Idea  ″Itulah membuat IPHONE tidak terlalu Eksis di indonesia ini di banding blackberry dan samsung... Masalah pasti di harga... hidup android..!!!.. ″
27%   73% 

Selengkapnya


Jumat, 10/07/2009 09:43 WIB

Antivirus Norton 2010 Berguru dari Industri Otomotif
Ardhi Suryadhi - detikinet


Norton Internet Security 2010 (symantec)

Jakarta - Symantec Corp. telah mengumumkan ketersediaan Norton Internet Security 2010
 dan Norton AntiVirus 2010 versi beta. Sama seperti industri otomotif yang perlu beralih ke kendaraan-kendaraan yang hemat bahan-bakar, Symantec percaya bahwa industri keamanan komputer dan internet juga perlu memikirkan ulang pendekatan tradisional serupa.

Hal itulah yang coba diusung Norton 2010 yang memiliki kata sandi 'Quorum' ini dalam pengembangannya ke depan. Yaitu membuat sistem perlindungan baru yang tidak hanya berbasis 'bahan-bakar' signature malware tradisional, tapi juga 'bahan bakar' reputasi baru dengan sistem kendali cerdas yang memilih pendekatan yang lebih cocok untuk menangani ancaman spesifik yang dihadapi.

Dalam keterangan tertulis yang diterima detikINET, Jumat (10/7/2009), cara kerja Quorum tidak hanya memperkenalkan deteksi ancaman baru berbasis reputasi, tapi juga mempertimbangkan kembali aspek-aspek fundamental lain seperti pemberitahuan status keamanan, penghilangan ancaman, antispam dan kontrol orang tua.

SONAR 2

Sistem anti malware berbasis perilaku generasi baru yang diadopsi Norton 2010 bernama SONAR 2. Fitur ini diklam bakal secara cerdas mengukur masukan di seluruh PC untuk membuat keputusan-keputusan yang akurasinya tinggi, berpindah-pindah di antara jenis-jenis 'bahan-bakar' perlindungan jika diperlukan.

SONAR 2 juga dikatakan didesain untuk mendeteksi uncaman-ancaman yang tidak dikenal dengan mamanfaatkan kecerdasan dari seluruh fitur perlindungan Norton, baik dikendalikan oleh komunikasi jaringan, aktivitas program dalam sistem, memanfaatkan data reputasi di dalam cloud atau pun pertahanan-pertahanan lain.

Kadaluarsa

Ancaman-ancaman jenis baru yang pintar menipu dapat mengelabui pengguna agar menginstalnya sebagai update dan codecs software. Hal ini membuat pemberitahuan deteksi pada umumnya menjadi kadaluarsa karena gagal menggambarkan apa yang telah terjadi dengan bahasa yang mudah dipahami.

Norton 2010 akan memperkenalkan pengalaman baru yang akan membantu pengguna memahami apa yang telah terjadi ketika terjadi upaya infeksi namun tetap tidak mengganggu. Pengguna awam dapat dengan cepat memahami apa yang terjadi sementara pengguna yang mengerti hal-hal teknis dapat memahami hingga hal-hal terperinci seperti asal ancaman dan aktivitas-aktivitas yang telah dilakukan.

Selain itu, model perlindungan baru dari Norton 2010 semakin luas hingga mencakup AntiSpam dan Parental Controls. AntiSpam menampilkan mesin baru dari Symantec Brightmail untuk menghadirkan perlindungan kelas-enterprise dalam inbox konsumer. Fitur AntiSpam baru ini menawarkan perbaikan efektif yang dramatis tanpa 'pelatihan' yang memakan waktu karena bekerja menggunakan heuristics yang sudah teruji lama dan signature berbasis cloud.

Selain itu, pengguna Norton 2010 dapat mendaftar untuk berlangganan gratis1 OnlineFamily.Norton, layanan baru berbasis Web yang menjaga agar orang tua mengetahui kehidupan online anak-anak mereka dan mendorong komunikasi mengenai perilaku yang layak dan tidak layak di Internet.

"Tidak ada pendekatan vendor lain terhadap perlindungan konsumer yang mendekati kemampuan kami. Pendekatan baru kami mengubah 'aturan' dengan cara meningkatkan keamanan-keamanan tradisional sehingga menjadi lebih agresif dan dengan secara dramatis mempersulit penyerang untuk mengelabui deteksi hanya dengan mengubah malware mereka," umbar Rowan Trollope, senior vice president, Consumer Business Unit Symantec.
( ash / fyk )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Share


Komentar Terpopuler


Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

Rekomendasi Artikel