Berita Terbaru
-
Rabu, 08/02/2012 18:45 WIB
Heboh, Facebook Kabarkan Perang Dunia Ketiga -
Minggu, 05/02/2012 10:35 WIB
Arab Saudi Sarang Spam, Belanda Target Utama Phising -
Sabtu, 04/02/2012 17:10 WIB
Menelisik Cara Kerja Android.Counterclank -
Sabtu, 04/02/2012 12:15 WIB
Anonymous Umbar Perbincangan Rahasia FBI -
Sabtu, 04/02/2012 08:57 WIB
Benarkah Android.Counterclank Berbahaya? -
Jumat, 03/02/2012 13:19 WIB
Google Perketat Keamanan Android Market
Indeks Berita
Forum I-Net
Pro Kontra
- PRO suryanto-reckitt ″iphone adalah iphone,,^!!.. ″
- KONTRA Bjodjojo Séptìäñö Lìü ″Gak pantas banget.. ″
28%
72%
Selengkapnya
Waspadai Ledakan Varian Baru Koobface
Fransiska Ari Wahyu - detikinet
Koobface (ist)
Koobface merupakan worm jahat yang pertama kali terdeteksi oleh Kaspersky Lab sebagai Net-Worm.Win32.Koobface, dan menjadi populer setelah muncul hampir setahun yang lalu dengan menargetkan akun Facebook dan MySpace
Worm Koobface menyebar melalui akun pengguna yang sah ke profil teman-teman mereka. Komentar dan pesan yang dikirimkan oleh worm ini berisi link ke sebuah website palsu YouTube yang mengajak pengguna untuk mendowload "versi terbaru dari Flash Player".
Kemudian, Worm tersebut akan menginfeksi komputer korban. Setelah terinfeksi, PC akan mulai menyebarkan pesan ke teman-teman korban. Saat ini yang rentan menjadi sasaran adalah situs-situs jejaring sosial yang sedang naik daun, seperti Facebook, MySpace, Hi5, Bebo, Tagged, Netlog dan, yang terbaru, Twitter.
"Tanda peningkatan aktivitas kejahatan di dunia maya yang melibatkan jejaring sosial di bulan terakhir membuktikan bahwa strategi yang digunakan oleh orang jahat untuk menginfeksi pengguna jauh lebih efektif bila menambahkan konteks sosial dalam penyerangan mereka," ungkap Stefan Tanase, Peneliti Malware di Kaspersky Lab, seperti dikutip detikINET dari keterangan resminya, Jumat (10/9/2009).
Lebih lanjut Stefan menambahkan, "Juni 2009 menandakan sebuah tonggak penting dalam evolusi malware di jejaring sosial: aktivitas yang kami lihat pada bulan ini melebihi bulan lain di masa lalu."
Kaspersky Lab memberikan beberapa tips untuk mengantisipasi serangan tersebut:
- Berhati-hati saat membuka link yang masuk dengan pesan yang mencurigakan, meskipun pengirimnya adalah salah satu teman terpercaya di Facebook.
- Menggunakan Internet Explorer 7 running in protected mode atau Firefox dengan NoScript diinstal.
- Membocorkan informasi pribadi sesedikit mungkin. Jangan memberikan alamat rumah, nomor telepon atau detail pribadi lainnya.
- Tetap mengupdate software antivirus untuk mencegah versi terbaru dari malware menyerang komputer.
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga :
Berita Terpopuler
- Jumat, 10/02/2012 17:17
LG: BlackBerry Hanya Mengandalkan BBM - Jumat, 10/02/2012 19:05
Membludak, Pemesanan Nikon D800 Dihentikan - Sabtu, 11/02/2012 08:46
Olympus: Smartphone Tak Bisa Geser Kamera Compact - Jumat, 10/02/2012 19:26
Ilmuwan Jepang Ciptakan Robot 'Avatar' - Jumat, 10/02/2012 19:23
Ingin Rilis Windows Phone, LG Tunggu Nokia Sukses
Komentar Terpopuler
- Minggu, 05/02/2012 13:48 WIB
Pemerintah & Militer AS Siap Pakai Smartphone Android - Senin, 06/02/2012 11:58 WIB
Studi: Aplikasi iOS Sering Crash Dibanding Android - Minggu, 05/02/2012 16:48 WIB
Motorola Minta Jatah Penjualan iPhone - Selasa, 07/02/2012 14:58 WIB
Ini Dia Ponsel yang Paling Kuat di Suhu Beku - Selasa, 07/02/2012 09:36 WIB
Pekerja Pabrik iPad Belum Pernah Melihat iPad
Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Rekomendasi Artikel
- KPK Ekspose Kasus Century Hingga Tengah Malam
- Hakim Agung Artidjo: Tikus Koruptor Berkeliaran di Lingkaran Kekuasaan






Sending your message


---125x125.gif)
