Berita Terbaru
-
Jumat, 03/02/2012 16:50 WIB
BRTI Curiga, Telepon Jeblok Dipicu Vendor Nakal -
Kamis, 02/02/2012 19:40 WIB
Rapat Panja Pencurian Pulsa Diwarnai Aksi Walk-Out -
Kamis, 02/02/2012 19:25 WIB
Telkomsel: Sistem Cluster Agar Pasokan Pulsa Merata -
Kamis, 02/02/2012 18:51 WIB
Dirut Telkomsel: Tudingan Pedagang Pulsa Salah Alamat -
Kamis, 02/02/2012 17:24 WIB
Panja Tuding BRTI Biang Keladi Pencurian Pulsa -
Kamis, 02/02/2012 16:37 WIB
BRTI Tegur 58 Perusahaan CP SMS Premium
Indeks Berita
Forum I-Net
Thread Pilihan

Jumat, 03/02/2012 14:38 WIB
Alamak, Postingan Facebook Dikomentari Sejuta Kali
Posted : radydjencolePro Kontra
- KONTRA Gunde Frendisia ″1 reason, exclusivity. Harga yg pantas, tp cb bandingin sm HH android dgn harga lbh murah, hardware yg \"mungkin\" lbh superior, fitur OS.. ″
- PRO maapgaptek ″Ga papalah harga tinggi, demi menjaga gengsi dan biar terlihat gaul.. duit duit gw ini. Dan yang paling penting gw bisa poto2an lewat instagram.. ″
19%
81%
Selengkapnya
Umur BlackBerry Menghitung Hari
Achmad Rouzni Noor II - detikinet
BlackBerry Bold (inet)
"Kita tak butuh janji, kita butuh bukti kalau mereka memang punya goodwill," kata Basuki di kantor Ditjen Postel, Jakarta, Jumat (3/7/2009).
Menurutnya, setiap pemerintah mengeluarkan sertifikasi A untuk RIM, perusahaan asal kanada itu telah menandatangani komitmen untuk membuka pusat layanannya. Cuma sampai saat ini belum ada realisasi dari RIM.
Lalu alasan feasibility study yang dikemukakan RIM untuk menangguhkan pusat layanan dinilai Basuki tidak masuk akal. "Kenapa baru minggu ini mereka mengeluhkan sulit meminta izin untuk membangun pusat layanan, kenapa tidak dari dulu. Mereka kan sudah tanda tangan setiap menerima sertifikat," tukasnya.
Basuki juga menolak jika dikatakan permintaan untuk membangun pusat layanan ini karena desakan kompetitor RIM. Pasalnya, pembangunan pusat layanan itu merupakan kewajiban yang mereka setujui sendiri.
"Mereka (RIM-red.) punya dua tanggung jawab, yaitu terhadap aturan dan pelanggan. Di sini kita tidak membicarakan produk BB resmi (lewat operator) atau yang yang lewat paralel impor, karena kami menganggap tetap BlackBerry itu punya RIM," jelasnya.
Tak hanya BlackBerry, iPhone milik Apple juga akan 'ditodong' pemerintah untuk membangun layanan purna jualnya. Hanya saja masalahnya, kebutuhan untuk membuka service center BlackBerry dianggap sudah lebih dulu mendesak. "Kalau iPhone kami belum mendapat keluhan, makanya terlalu belum mendesak," tegas Basuki.
Dengan demikian, bisa dikatakan nasib impor BlackBerry ke Indonesia tinggal menghitung hari. Jika sampai 15 juli RIM belum membuka layanan purna jualnya, regulator akan menghentikan semua impor BlackBerry, baik itu dari operator maupun paralel impor yang memiliki sertifikasi B. "Semua BlackBerry," pungkas Basuki.
( ash / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga :
Berita Terpopuler
- Sabtu, 04/02/2012 12:15
Anonymous Umbar Perbincangan Rahasia FBI - Sabtu, 04/02/2012 10:28
Mark Zuckerberg Bocorkan Desain Baru Facebook? - Jumat, 03/02/2012 09:01
Alamak, Postingan Facebook Dikomentari Sejuta Kali - Sabtu, 04/02/2012 08:57
Benarkah Android.Counterclank Berbahaya? - Kamis, 02/02/2012 12:05
Pembobol Situs NASA dan Pentagon Ditangkap
Komentar Terpopuler
- Rabu, 01/02/2012 14:37 WIB
Pantaskah iPhone 4S Dihargai Tinggi? - Minggu, 29/01/2012 11:48 WIB
13 Aplikasi Android yang Mengandung Virus - Senin, 30/01/2012 16:47 WIB
iPhone yang Semakin Kencang - Kamis, 02/02/2012 18:51 WIB
Dirut Telkomsel: Tudingan Pedagang Pulsa Salah Alamat - Minggu, 29/01/2012 09:22 WIB
5 Juta Perangkat Android Terinfeksi Virus Counterclank
Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Rekomendasi Artikel





Sending your message


---125x125.gif)
