detikcom

Berita Terbaru

Indeks Berita

Forum I-Net

Pro Kontra

Gb
Tak ada yang menampik soal pesona dan performa iPhone 4S. Sayang, ketika masuk Indonesia, harga gadget Apple itu dibanderol cukup tinggi, dengan versi termurah di kisaran Rp 7 jutaan. Apakah harga itu pantas?
  • KONTRA Denny Suprapto A Sanchez  ″Klo mnurut gue ipone 4s termaksud mahal. Lebih baik pilih Android jimamin puass. Gue lebih pilih samsung ketimbang ipone.. ″
  • KONTRA m203040t  ″iphone di luar lebih murah.... soalnya ongkir nya mahal disini sama dibundle telkomsetan ma extra lebay wkwkwk cari aja dipasaran cm 6jutaan.. ″
28%   72% 

Selengkapnya


Jumat, 03/07/2009 12:51 WIB

iPhone dan BlackBerry Jadi Teman Dekat Petani
Santi Dwi Jayanti - detikinet


Pocketberry

Jakarta - Berada di lokasi yang jauh dari mana-mana, seharian penuh, siang dan malam, ternyata tak lagi membosankan bagi para petani di Amerika. Semua ini berkat kemunculan smartphone yang kini menjadi teman dekat mereka: iPhone dan BlackBerry.

Ya, para petani di Amerika Utara ini banyak yang telah memiliki kedua gadget tersebut. Kira-kira apa saja yang dilakukan para petani tersebut dengan kedua gadget canggih itu?

Yang pertama Twitter. Petani-petani ini tak bisa lepas dari situs mikro blogging tersebut, apalagi saat berada di dalam traktor. Tiap waktu mereka mengirimkan tweet yang kebanyakan berisi seputar apa yang mereka kerjakan di ladang. Twitter juga digunakan untuk saling berkomunikasi dengan sesama petani dan sharing pengalaman lewat live chat.

Selain Twitter, smartphone digunakan untuk mengecek laporan cuaca yang informasinya sangat penting bagi petani. Beberapa petani juga menggunakan ponselnya untuk melacak penyebaran pestisida. Bahkan melalui aplikasi yang diciptakan pengembang, seperti pada iPhone dengan PureSensenya, petani bisa memonitor ketersediaan air di berbagai lokasi.

Dengan semua kemudahan yang didapatkan petani dengan layanan-layanan seperti itu, menyebabkan tingkat pengaksesan internet di kalangan petani-petani Amerika meningkat dua kali lipat antara tahun 2005 dan 2007. Dari yang sebelumnya 13%, menjadi 27%.

Banyaknya petani high-tech ini pun ditegaskan lewat pernyataan dari Chuck Zimmerman, publisher blog agrikultur bernama agwired.com, "Kebanyakan petani berada di dalam traktor mereka, seharian penuh. Tahukah Anda? Hal ini menyebabkan kebosanan. Jadi, banyak dari mereka telah memiliki radio satelit, smartphone, iPhone, BlackBerry," ujarnya seperti yang dilansir detikINET dari CNN, Jumat (3/7/2009). ( sha / ash )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Share


Berita Terpopuler

Komentar Terpopuler


Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

Rekomendasi Artikel