detikInet's Community
Berita Lain
-
Senin, 15/03/2010 08:41 WIB
Nama FBI Malah Bikin Kejahatan Internet Naik -
Jumat, 12/03/2010 10:28 WIB
40% Situs Jahat Bersarang di AS -
Selasa, 09/03/2010 15:06 WIB
VBWorm.AGR, Virus Lokal yang Mengacak-acak IE -
Selasa, 09/03/2010 11:08 WIB
Sistem Keamanan Abu-abu di Facebook -
Selasa, 09/03/2010 07:25 WIB
Waspadai Penipuan di Facebook Menggunakan Akun Milik Teman! -
Selasa, 09/03/2010 07:13 WIB
Kolom Telematika
Uji Keamanan, Cara Jitu Buktikan Kehandalan Antivirus
Indeks Berita
Kamis, 02/07/2009 08:19 WIB
Tiga Selebriti Wafat, Spam Makin Ganas
Ardhi Suryadhi - detikinet

Michael Jackson (ist.)
Foto Terkait
Memang pembuat spam mau melakukan apa saja untuk memancing korbannya, tak peduli itu tragedi kemanusiaan, kemenangan seorang presiden atau kematian para selebriti. Seperti dikutip detikINET dari keterangan tertulis Symantec yang diterima, Kamis (2/7/2009), spammer memanfaatkan pengguna internet yang sedang ingin mencari berita terkait peristiwa itu.
Beberapa spam diketahui meniru berita CNN, lengkap dengan gambar. Namun tautan yang ada pada spam itu akan membawa pengguna internet ke halaman web yang mengandung program jahat.
Salah satu halaman web itu, tutur Ronnie Ng, Manager Systems Engineering, Singapore & Indonesia, Symantec, meminta pengguna untuk memasang Flash Player. Padahal yang dilakukan adalah memasang program jahat.
Berikut adalah beberapa taktik spam dan online lain yang diperkirakan oleh Symantec akan digunakan pihak tak bertanggungjawab:
- Spam dengan subyek mengenai kematian tragis tersebut yang mencoba menawarkan obat-obatan palsu
- Spam dengan subyek mengenai kematian tragis tersebut yang mengarah pada aplikasi-aplikasi menyesatkan seperti software antivirus palsu
- Spam dengan subyek mengenai kematian tersebut yang mengarah pada peranti elektronik palsu
- Spam dengan subyek mengenai kematian tragis tersebut yang mengandung sisipan malware
- Kampanye peracunan (poisoning) mesin pencari dengan cara menginjeksikan situs-situs jahat ke dalam daftar teratas hasil-hasil pencarian mesin pencari mengenai kematian tragis tersebut tersebut
- Situs-situs yang mengklaim menyimpan video saat-saat menjelang kematian ketiga selebriti tersebut. Padahal situs ini menawarkan barang-barang palsu atau menginfeksikan malware
- Link video palsu ketiga bintang tersebut yang sebenarnya upaya menginfeksi pengguna dengan malware
- Pesan situs jaringan sosial berkenaan dengan kematian tiga bintang tersebut yang dapat tersambung ke malware seperti W32.Koobface
- Tweeter yang mengabarkan ketiga kematian tersebut dengan link menuju berbagai situs Web jahat
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga:
Klik di sini:
Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Vita di vita@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.525).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Vita di vita@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.525).






