detikcom

Berita Terbaru

Indeks Berita

Forum I-Net

Pro Kontra

Gb
Tak ada yang menampik soal pesona dan performa iPhone 4S. Sayang, ketika masuk Indonesia, harga gadget Apple itu dibanderol cukup tinggi, dengan versi termurah di kisaran Rp 7 jutaan. Apakah harga itu pantas?
  • KONTRA Bjodjojo Séptìäñö Lìü  ″Gak pantas banget.. ″
  • PRO Renata Siti  ″Pantas2 saja.... Mahal relatif... Yang kontra itu yang gak sanggup beli pastinya... Segala alasan negatif di cari2 hanya dan hanya untuk menenangkan.. ″
28%   72% 

Selengkapnya


Rabu, 01/07/2009 15:08 WIB

Produsen Software Lokal Pertajam Taring
Ardhi Suryadhi - detikinet


Suasana acara (ash/inet)

Jakarta - Kiprah produsen software lokal selama ini masih kerap dipandang sebelah mata. Mereka pun kini mulai aktif membentuk aliansi demi mempertajam taring mereka agar lebih diakui pasar.

Salah satunya dengan bergabung sebagai anggota lokal Business Software Alliance (BSA). Ada tiga anggota baru sekaligus yang diperkenalkan BSA. Mereka adalah PT Collega Inti Pratama, PT Pesona Edu dan PT Mitrais.

Muhammad Ismail Thalib, Direktur PT Zahir Internasional mengatakan, dengan semakin banyaknya anggota lokal BSA, produsen software lokal diharapkan lebih bisa diberi kesempatan bersaing dengan vendor asing yang telah lebih dulu mendunia.

"Jadi kita bisa semakin punya taring untuk menghadap ke pemerintah dan pasar sekaligus menunjukkan bahwa kita mampu," ujarnya di sela acara pengumuman anggota baru BSA di Restauran Sate Senayan Jakarta, Rabu (1/7/2009).

Hal senada pun dilontarkan Direktur Utama PT Intelix Global Crossing Irmawan Sadikin. Menurutnya, sudah saatnya produsen software lokal membuktikan diri sekaligus mengikis kekuasaan vendor asing. 
 
Dengan 3 anggota lokal barunya ini tentu membuat Donny A. Sheyoputra selaku perwakilan BSA Indonesia sumringah. Pasalnya, Indonesia menjadi negara yang memiliki anggota lokal terbanyak di dunia dengan tujuh perusahaan.

Empat perusahaan yang telah lebih dulu bergabung adalah PT Andal Software, PT Zahir Internasional, PT Bamboomedia Cipta Persada dan PT Intelix Global Crossing. 
 
"Tiga perusahaan perangkat lunak lokal yang baru saja bergabung dengan kami merupakan sebuah kesaksian bahwa pembajakan perangkat lunak sedang memperngaruhi pertumbuhan dari pengembangan perangkat lunak kita," tuturnya.

"Kami akan memperlakukan semua anggota dengan sama, mau itu anggota lokal ataupun global. Walaupun di antara produk yang dibuatnya itu sama," tandasnya. 

( ash / faw )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Share


Berita Terpopuler

Komentar Terpopuler


Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

Rekomendasi Artikel