Berita Terbaru
-
Jumat, 10/02/2012 13:34 WIB
Panja Pencurian Pulsa Curiga Gelagat Aneh BRTI -
Kamis, 09/02/2012 17:28 WIB
Refund Pencurian Pulsa Sudah Rp 1 Miliar -
Kamis, 09/02/2012 17:15 WIB
Ungkap Daftar CP Nakal, BRTI Ditegur Panja -
Kamis, 09/02/2012 15:40 WIB
Laporan dari Kuala Lumpur
Jalan Terjal Ekspansi e-Money -
Kamis, 09/02/2012 14:20 WIB
Batal Jual 4.000 Menara, Indosat Tetap Untung -
Kamis, 09/02/2012 13:39 WIB
XL Tak Mau Buru-buru Jual 8.000 Menara
Indeks Berita
Forum I-Net
Pro Kontra
- KONTRA Denny Suprapto A Sanchez ″Klo mnurut gue ipone 4s termaksud mahal. Lebih baik pilih Android jimamin puass. Gue lebih pilih samsung ketimbang ipone.. ″
- KONTRA m203040t ″iphone di luar lebih murah.... soalnya ongkir nya mahal disini sama dibundle telkomsetan ma extra lebay wkwkwk cari aja dipasaran cm 6jutaan.. ″
28%
72%
Selengkapnya
Axis Percaya Diri Pasarkan BlackBerry Unlock
Achmad Rouzni Noor II - detikinet
Peluncuran BlackBery Axis (rou/inet)
"Buat apa customer dibatasi. Kami tidak takut memasarkan BlackBerry unlock karena kami percaya diri dengan layanan kami," papar Chief Marketing Officer Axis, Johan Buse, di Menara Dea, Jakarta, Selasa (30/6/2009).
"Kalau orang sampai unlock handset, itu berarti mereka tidak puas dengan layanan yang mereka gunakan saat ini," lanjut dia.
Sebagai pemain baru, Axis berani menawarkan tarif akses BlackBerry Internet Service (BIS) Rp 3900 per hari, Rp 25 ribu per minggu dan Rp 100 ribu per bulan. Tarif itu lebih murah dari yang ditawarkan tiga operator penyelenggara BlackBerry lainnya, Telkomsel, Indosat, dan Excelcomindo Pratama.
"Kami juga tidak menolak jika ada pelanggan yang menggunakan BlackBerry dari mitra atau importir umum yang ingin menggunakan jaringan Axis," tandas Buse.
Kebijakan unlock yang diambil Axis ini dikritisi Direktur Eksekutif Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat Informasi (LPPMI) Kamilov Sagala. Menurutnya, jika Axis diperbolehkan Research in Motion selaku prinsipal BlackBerry untuk memasarkan perangkat unlock, begitu juga dengan operator lain.
"Prinsipnya semua harus mendapatkan equal treatment. Jika satu operator dilarang, operator lain juga dilarang. Jika Axis menjual BlackBerry unlock, itu sama saja melanggar etika bisnis," tandasnya.
Di sisi lain, Axis menegaskan pihaknya tidak melanggar aturan. "Kami comply dan mengikuti semua regulasi yang ada di negeri ini," tandas Johan Buse.
( rou / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga :
Berita Terpopuler
- Sabtu, 11/02/2012 10:15
Anonymous Lumpuhkan Situs CIA - Sabtu, 11/02/2012 11:40
Filter & Fitur Anyar di Instagram Versi Terbaru - Jumat, 10/02/2012 17:17
LG: BlackBerry Hanya Mengandalkan BBM - Sabtu, 11/02/2012 13:52
Saingi iPad, Ukuran Kindle Bisa Lebih Besar - Jumat, 10/02/2012 11:27
Inikah Bocoran Tampilan iPad 3?
Komentar Terpopuler
- Minggu, 05/02/2012 13:48 WIB
Pemerintah & Militer AS Siap Pakai Smartphone Android - Jumat, 10/02/2012 17:17 WIB
LG: BlackBerry Hanya Mengandalkan BBM - Senin, 06/02/2012 11:58 WIB
Studi: Aplikasi iOS Sering Crash Dibanding Android - Minggu, 05/02/2012 16:48 WIB
Motorola Minta Jatah Penjualan iPhone - Selasa, 07/02/2012 14:58 WIB
Ini Dia Ponsel yang Paling Kuat di Suhu Beku
Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Rekomendasi Artikel
- Ical: Banyak Intrik Sebabkan Citra Politisi Rusak
- Warga Sweeping FPI, 2,5 Jam Bandara Palangkaraya Tak Beroperasi






Sending your message


---125x125.gif)
