Berita Terbaru
-
Kamis, 09/02/2012 17:51 WIB
3 Tren IT Enterprise -
Kamis, 09/02/2012 16:35 WIB
Terjun di Pasar TI, Huawei Siap Saingi IBM cs -
Rabu, 08/02/2012 17:08 WIB
Nokia akan PHK 4.000 Karyawan -
Rabu, 08/02/2012 16:49 WIB
IPO, Facebook Bidik China -
Selasa, 07/02/2012 18:09 WIB
Belajar dari Model Bisnis Freemium Google -
Selasa, 07/02/2012 17:15 WIB
Trio Elektronik Jepang Hadapi Rugi Raksasa
Indeks Berita
Forum I-Net
Pro Kontra
- PRO Renata Siti ″Pantas2 saja.... Mahal relatif... Yang kontra itu yang gak sanggup beli pastinya... Segala alasan negatif di cari2 hanya dan hanya untuk menenangkan.. ″
- KONTRA Dhyän Nuryadin ″jiahhh jelas mahal lahhh....siri could...... klbhn yang pasti jrng d gnkn..... yg ada cuma gengsinya tinggi....klw d tenteng d tmpt rame banggax.. ″
28%
72%
Selengkapnya
Duet Intel-Nokia Siap Guncang Pasar Ponsel
Fino Yurio Kristo - detikinet
Ilustrasi (cnet)
"Kolaborasi ini bakal mendorong kesempatan meraih pendapatan baru untuk kedua perusahaan dan membentuk era komputer mobile selanjutnya," tukas Anand Chandrasekher, Senior Vice President Intel yang dilansir BBC dan dikutip detikINET, Rabu (24/6/2009).
Kedua perusahaan menyatakan kemitraan ini bakal berpusat pada beberapa proyek software Open Source, yakni Moblin yang dikembangkan Intel dan sistem operasi Maemo dari Nokia. Intel juga bakal meraih lisensi Nokia yang digunakan dalam chip modem untuk berhubungan dengan jaringan 3G.
Meski demikian, kedua perusahaan belum memastikan produk seperti apa yang bakal mereka hasilkan. Pihak Nokia yang diwakili Kai Oistamo selaku Executive Vice President for Devices belum menyebutkan detail produk yang bakal dibuat meski mengumbar sejumlah janji.
"Kami bakal mengeksplorasi ide baru dalam soal desain, material dan layar yang akan berada jauh di atas perangkat dan layanan yang ada di pasaran sekarang ini," tutur Oistamo.
Para analis teknologi menyambut gembira kerja sama antara Intel dan Nokia ini. Will Strauss selaku analis di Forward Concepts menilai Intel lama mencoba memasuki pasar mobile yang merupakan masa depan teknologi. Dengan menggandeng Nokia selaku produsen handset terbesar dunia, Intel pun mendapat sejumlah keuntungan.
Sedangkan bagi Nokia, kolaborasi dengan Intel bisa berarti langkah awal untuk memasuki pasar notebook ataupun netbook. Sebab nama besar Intel di pasar komputer jinjing bakal meningkatkan daya saing Nokia.
Adapun Gerri Purdy, pengamat dari Frost & Sullivan menganggap duet ini menguntungkan kedua pihak. Produk yang bakal dihasilkan, meski mungkin masih lama diluncurkan, punya potensi besar untuk mengguncang pasar handset. ( fyk / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga :
Berita Terpopuler
- Jumat, 10/02/2012 19:05
Membludak, Pemesanan Nikon D800 Dihentikan - Jumat, 10/02/2012 17:17
LG: BlackBerry Hanya Mengandalkan BBM - Jumat, 10/02/2012 19:26
Ilmuwan Jepang Ciptakan Robot 'Avatar' - Jumat, 10/02/2012 11:27
Inikah Bocoran Tampilan iPad 3? - Jumat, 10/02/2012 07:04
Google Chrome 17 Tampil Lebih Ngebut
Komentar Terpopuler
- Minggu, 05/02/2012 13:48 WIB
Pemerintah & Militer AS Siap Pakai Smartphone Android - Senin, 06/02/2012 11:58 WIB
Studi: Aplikasi iOS Sering Crash Dibanding Android - Minggu, 05/02/2012 16:48 WIB
Motorola Minta Jatah Penjualan iPhone - Selasa, 07/02/2012 14:58 WIB
Ini Dia Ponsel yang Paling Kuat di Suhu Beku - Selasa, 07/02/2012 09:36 WIB
Pekerja Pabrik iPad Belum Pernah Melihat iPad
Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Rekomendasi Artikel






Sending your message


---125x125.gif)
