Berita Terbaru
-
Rabu, 08/02/2012 18:45 WIB
Heboh, Facebook Kabarkan Perang Dunia Ketiga -
Minggu, 05/02/2012 10:35 WIB
Arab Saudi Sarang Spam, Belanda Target Utama Phising -
Sabtu, 04/02/2012 17:10 WIB
Menelisik Cara Kerja Android.Counterclank -
Sabtu, 04/02/2012 12:15 WIB
Anonymous Umbar Perbincangan Rahasia FBI -
Sabtu, 04/02/2012 08:57 WIB
Benarkah Android.Counterclank Berbahaya? -
Jumat, 03/02/2012 13:19 WIB
Google Perketat Keamanan Android Market
Indeks Berita
Forum I-Net
Pro Kontra
- KONTRA Bjodjojo Séptìäñö Lìü ″Gak pantas banget.. ″
- PRO Renata Siti ″Pantas2 saja.... Mahal relatif... Yang kontra itu yang gak sanggup beli pastinya... Segala alasan negatif di cari2 hanya dan hanya untuk menenangkan.. ″
28%
72%
Selengkapnya
Twitter Jadi Umpan Mencuri Data Pribadi
Ardhi Suryadhi - detikinet
Datetwit (Ist.)
Menurut laporan dari Symantec Messaging & Web Security, dengan semakin banyaknya orang tersambung situs jaringan sosial, tidak mengherankan jika kepercayaan dan reputasi yang dimiliki oleh situs-situs tersebut disalahgunakan oleh penjahat cyber seperti spammer.
"Serangan spam telah memanfaatkan Twitter, sebuah merek jaringan sosial yang sedang berkembang pesat, untuk dua kampanye spam: 'Make Money Fast' (MMF) dan spam kencan," tulis peringatan Symantec yang dikutip detikINET, Selasa (23/6/2009).
Dalam serangan MMF, lanjut Symantec, ditawarkan paket 'Risk-Free Twitter Profit Software'. Penerima pesan jenis ini akan diarahkan pada sebuah formulir web yang menanyakan informasi pribadi termasuk nama, alamat email dan kode pos. Ini diikuti dengan formulir lain yang menanyakan nomor kartu kredit, tanggal kadaluarsa dan kode keamanan.
Dalam serangan terkait Twitter yang kedua, situs kencan Twitter -- Datetwit -- menjadi sasaran. Berbagai domain spam yang baru terdaftar digunakan dalam link, yang akan membimbing pengguna untuk memasukan kredensial Twitter guna membuka situs kencan tersebut. Dalam usaha untuk menghindari filter anti-spam, pesan email disamarkan sebagai konten legal.
Dengan serangan-serangan ini, Spammer berharap mereka dapat menarik penerima untuk beraksi dengan bersembunyi dibalik reputasi merek jaringan sosial Twitter yang semakin populer. ( ash / faw )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga :
Berita Terpopuler
- Jumat, 10/02/2012 17:17
LG: BlackBerry Hanya Mengandalkan BBM - Jumat, 10/02/2012 19:05
Membludak, Pemesanan Nikon D800 Dihentikan - Jumat, 10/02/2012 19:26
Ilmuwan Jepang Ciptakan Robot 'Avatar' - Jumat, 10/02/2012 11:27
Inikah Bocoran Tampilan iPad 3? - Jumat, 10/02/2012 19:23
Ingin Rilis Windows Phone, LG Tunggu Nokia Sukses
Komentar Terpopuler
- Minggu, 05/02/2012 13:48 WIB
Pemerintah & Militer AS Siap Pakai Smartphone Android - Senin, 06/02/2012 11:58 WIB
Studi: Aplikasi iOS Sering Crash Dibanding Android - Minggu, 05/02/2012 16:48 WIB
Motorola Minta Jatah Penjualan iPhone - Selasa, 07/02/2012 14:58 WIB
Ini Dia Ponsel yang Paling Kuat di Suhu Beku - Selasa, 07/02/2012 09:36 WIB
Pekerja Pabrik iPad Belum Pernah Melihat iPad
Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Rekomendasi Artikel
- Polisi Pastikan Korban Tewas Bus Maut Karunia Bakti 14 Orang
- Bus Maut Karunia Bakti Berhasil Dievakuasi






Sending your message


---125x125.gif)
