Berita Terbaru
-
Jumat, 03/02/2012 13:19 WIB
Google Perketat Keamanan Android Market -
Kamis, 02/02/2012 12:05 WIB
Pembobol Situs NASA dan Pentagon Ditangkap -
Rabu, 01/02/2012 13:48 WIB
Awas, Terbuai Themes Valentine di Facebook -
Selasa, 31/01/2012 13:58 WIB
Lookout: Counterclank Bukan Virus Android -
Selasa, 31/01/2012 12:57 WIB
Waspada, Email dari Mark Zuckerberg & iPad 3 Gratisan -
Senin, 30/01/2012 14:26 WIB
Kuis 'McDonald' di Twitter Berujung Situs Porno
Indeks Berita
Forum I-Net
Thread Pilihan

Jumat, 03/02/2012 14:38 WIB
Alamak, Postingan Facebook Dikomentari Sejuta Kali
Posted : radydjencolePro Kontra
- KONTRA Gunde Frendisia ″1 reason, exclusivity. Harga yg pantas, tp cb bandingin sm HH android dgn harga lbh murah, hardware yg \"mungkin\" lbh superior, fitur OS.. ″
- PRO maapgaptek ″Ga papalah harga tinggi, demi menjaga gengsi dan biar terlihat gaul.. duit duit gw ini. Dan yang paling penting gw bisa poto2an lewat instagram.. ″
19%
81%
Selengkapnya
Orang Indonesia Kurang Waspada Virus Ponsel
Fajar Widiantoro - detikinet
ilustrasi (ist.)
Hal ini terjadi seiring dengan maraknya penggunaan ponsel Smartphone di Indonesia. "Sayang sekali, tingkat kewaspadaan orang-orang di Indoensia terhadap ancaman malware di ponsel sangat memprihatinkan." ujar Ary Pryanto, Product Technical Manager - Kaspersky Indonesia, ketika dijumpai detikINET, Kamis (11/06/2009) pada media gathering yang bertempat di Hong Kong Cafe, MH Thamrin, Jakarta.
Berdasar data Kaspersky, pada Januari lalu bahkan terdapat malware yang menginfeksi ponsel untuk mencuri uang. Malware tersebut menyerang sistem operasi Symbian dan target serangannya adalah pengguna operator telepon selular di Indonesia.
Program jahat tersebut berbentuk skrip pemrograman Python. Trojan mengirim pesan singkat, yang berisi instruksi untuk mentransfer uang ke nomor rekening milik sang pelaku kejahatan.
Kini beberapa ponsel memang sangat rentan terkena malware-malware jenis baru tersebut. "Dari beberapa sistem operasi ponsel, Windows Mobile adalah yang paling rentan disusupi, disusul Symbian dan Java," tambah Ary.
Namun program jahat yang mengincar uang memang belum terlalu marak. "Malware yang paling banyak ditemui adalah jenis program asing yang biasanya merusak sebuah aplikasi pada ponsel. Bahkan ada local malware yang modusnya mengirim sebuah SMS ke korban, dan ketika si korban membuka SMS tersebut, pulsanya langsung habis terkuras," Ary mengingatkan.
Akibat tingkat kewaspadaan yang kurang, Ary khawatir nantinya konsumen sendiri yang akan dirugikan. Padahal, konsumen di Indonesia menurut Ary seharusnya tidak perlu khawatir akan masalah-masalah seperti di atas.
Penggunaan antivirus untuk ponsel, seperti Kaspersky Mobile Security, menurut Ary bisa melindungi pengguna dari virus ponsel terbaru. Tapi syaratnya, pengguna harus rajin meng-update antivirus yang ada.
( wsh / wsh )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga :
Berita Terpopuler
- Sabtu, 04/02/2012 10:28
Mark Zuckerberg Bocorkan Desain Baru Facebook? - Jumat, 03/02/2012 09:01
Alamak, Postingan Facebook Dikomentari Sejuta Kali - Jumat, 03/02/2012 18:51
Terancam Rugi Rp 26 Triliun, Sony Diprediksi Sulit Pulih - Sabtu, 04/02/2012 08:57
Benarkah Android.Counterclank Berbahaya? - Jumat, 03/02/2012 10:12
Pasarkan Lumia, Nokia Boyong Monster
Komentar Terpopuler
- Rabu, 01/02/2012 14:37 WIB
Pantaskah iPhone 4S Dihargai Tinggi? - Minggu, 29/01/2012 11:48 WIB
13 Aplikasi Android yang Mengandung Virus - Senin, 30/01/2012 16:47 WIB
iPhone yang Semakin Kencang - Kamis, 02/02/2012 18:51 WIB
Dirut Telkomsel: Tudingan Pedagang Pulsa Salah Alamat - Minggu, 29/01/2012 09:22 WIB
5 Juta Perangkat Android Terinfeksi Virus Counterclank
Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Rekomendasi Artikel
- Militer Suriah Kembali Bombardir Pemukiman Warga, Tewaskan 217 Orang
- Ini Daftar Pungutan yang Dianggap Membebani Pengusaha





Sending your message


---125x125.gif)
