detikcom

Berita Terbaru

Indeks Berita

Forum I-Net

Pro Kontra

Gb
Tak ada yang menampik soal pesona dan performa iPhone 4S. Sayang, ketika masuk Indonesia, harga gadget Apple itu dibanderol cukup tinggi, dengan versi termurah di kisaran Rp 7 jutaan. Apakah harga itu pantas?
  • PRO Pituhoppus  ″masalah harga itu relatif,, yg penting kepuasan. orang indo tu aneh wong cuma pemake aja pada berdebat kayak orang paling pinter sendiri. mbok dari.. ″
  • PRO khairul umam  ″kualitas oke , uang berlebihan ..oke2 aja tuch harga segitu bagi yg mampu :D  bagi ane hp jadul udh syukur :D  asal bsa nlpon n sms :D  ckckckckk.. ″
28%   72% 

Selengkapnya


Rabu, 10/06/2009 15:10 WIB

Indonesia Belajar Jualan Software Ke India
Suhendra - detikinet


Ilustrasi (Ist.)

Jakarta - Dalam rangka Pekan Produk Kreatif Indonesia (PPKI) tahun 2009 yang akan digelar tanggal 25-28 Juni 2009 di JCC Jakarta, pemerintah Indonesia berencana mendatangkan tenaga-tenaga ahli pemasaran bidang software dan animasi dari India.
 
Indonesia akan berguru kepada negeri hindustan tersebut tentang bagaimana menjual produk-produk animasi dan software agar bisa tembus pasar internasional. Maklum saat ini India terkenal dengan kemampuan ekspornya menjual produk berbasis software hingga miliaran dolar per tahun ke penjuru dunia.
 
"Kita sudah undang pihak dari India melalui Tata Enginering bagaimana berbagi soal pemasaran di bidang software dan animasi," kata Kepala Badan Pengembangan Ekspor Nasional (BPEN) Bachrul Chairi usai acara raker di Kantor Menkokesra, Jl Merdeka Barat, Rabu (10/6/2009).
 
Selain dari India, pihaknya juga akan mengundang tenaga-tenaga ahli software dan animasi dari Australia, Inggris dan New Zealand. Bachrul menambahkan Indonesia saat ini meski dalam jumlah kecil telah mampu mengekspor produk software dan animasi hingga ratusan juta dolar per tahunnya tetapi pemasarannya masih belum maksimal.
 
Usulan didatangkannya tenaga ahli pemasaran dari India juga terlontar dari Menkokesra Aburizal Bakrie yang mengatakan salah satu kelemahan Indoensia adalah dalam memasarkan produk software. Sehingga belajar dari India yang telah mampu mengekspor software miliaran dolar per tahun suatu hal yang patut dilakukan.
 
"Indonesia bisa buat apa saja, tapi jualanya yang tidak bisa," kata Aburizal.
 
Dalam gelaran PPKI 2009 kali ini setidaknya terlibat 14 lembaga pemerintah termasuk kementerian dan departemen untuk mengusung tema 'Menjadikan Budaya dan Teknologi Sebagai Basis Pengembangan Ekonomi Kreatif Indonesia'.
 
Kegiatan utama PPKI antara lain pameran konvensi dan gelar budaya yaitu akan ditampilkan karya terbaik anak bangsa, di bidang animasi, software, publishing, printing, design film, musik dan lain-lain.

Digelar juga kegiatan konvensi seperti seminar, lokakarya, dialog dan lainnya. Tidak luput juga ada pergelaran budaya seperti tarian-tarian, musik daerah, teater, peragaan busana, pemutaran film dan lain-lain.
( hen / ash )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Share


Komentar Terpopuler


Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

Rekomendasi Artikel