detikcom

Berita Terbaru

Indeks Berita

Forum I-Net

Pro Kontra

Gb
Tak ada yang menampik soal pesona dan performa iPhone 4S. Sayang, ketika masuk Indonesia, harga gadget Apple itu dibanderol cukup tinggi, dengan versi termurah di kisaran Rp 7 jutaan. Apakah harga itu pantas?
  • KONTRA Adie  ″Terlaaaaluuuuuu. Fitur lumayan, but buat gue mendingan Beli galaxi slim dapet 2... ″
  • PRO icalanwar  ″walopun bukan pengguna iphone, tapi gw rasa wajar sih.. design, fitur, ide, research, dan gengsi itu memang di hargain mahal... ″
27%   73% 

Selengkapnya


Rabu, 13/05/2009 13:02 WIB

China Jadi Kisah Sukses Tangani Pembajakan
Ardhi Suryadhi - detikinet


Ilustrasi (Ist.)

Jakarta - Meski bukan menjadi negara dengan tingkat pembajakan software terendah, China sepertinya cocok jika dijadikan panutan dalam penanganan pelanggaran Hak atas Kekayaan Intelektual ini.

Pasalnya, dalam kurun waktu lima tahun terakhir, Negeri Tirai Bambu itu mampu menurunkan persentase pembajakan hingga 10 point. Yakni dari 95 persen di 2004 kini menjadi 90 persen di 2008 versi lembaga riset IDC.

Dalam keterangan tertulisnya BSA mengatakan, ini merupakan sebuah hasil nyata tindakan hukum dan edukasi yang terus menerus, disertai program legalisasi dan persetujuan antara vendor dan produsen peralatan asli (Oroginal Equipment Manufacturer/OEM) serta para reseller.

"Pemerintah (China) misalnya, telah mengharuskan agar seluruh kalangan manufaktur PC di China hanya mengirimkan PC dengan sistem operasi yang legal," tulis BSA yang dikutip detikINET, Rabu (13/5/2009).

Selain China, prestasi India juga patut diperhitungkan dalam hal penanganan software ilegal. Negeri yang berada di wilayah Asia Selatan ini berhasil menurunkan persentase pembajakan mereka sebesar 6 point dalam 5 tahun terakhir, dari 74 persen di 2004 menjadi 68 persen di 2008.

Walaupun pasar PC di India berkembang pesat, dimana 65 persen pasar terdiri dari kalangan konsumen pribadi dan UKM. Sementara pengiriman PC ke konsumen tahun lalu tumbuh di atas 10 persen ke kategori lainnya turun 7 persen.  

Indonesia sendiri, berdasarkan riset terakhir IDC, mengalami kenaikan presentase pembajakan menjadi 85 persen. Padahal dalam dua tahun berturut-turut sebelumnya selalu mengalami penurunan. ( ash / faw )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Share



Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

Rekomendasi Artikel