detikcom

Berita Terbaru

Indeks Berita

Forum I-Net

Pro Kontra

Gb
Tak ada yang menampik soal pesona dan performa iPhone 4S. Sayang, ketika masuk Indonesia, harga gadget Apple itu dibanderol cukup tinggi, dengan versi termurah di kisaran Rp 7 jutaan. Apakah harga itu pantas?
  • KONTRA Gunde Frendisia  ″1 reason, exclusivity. Harga yg pantas, tp cb bandingin sm HH android dgn harga lbh murah, hardware yg \"mungkin\" lbh superior, fitur OS.. ″
  • PRO maapgaptek  ″Ga papalah harga tinggi, demi menjaga gengsi dan biar terlihat gaul.. duit duit gw ini. Dan yang paling penting gw bisa poto2an lewat instagram.. ″
19%   81% 

Selengkapnya


Senin, 13/04/2009 18:23 WIB

70 Ribu Pengakses Bikin Server KPU Kewalahan
Achmad Rouzni Noor II - detikinet


ilustrasi (ist)

Jakarta - 70.000 pengakses dengan trafik sekitar 20 Mbps, membuat tiga server yang disiapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) kewalahan. Telkom pun akhirnya meminjamkan enam server dengan kapasitas yang punya kemampuan empat kali lipat lebih kuat.

"Mudah-mudahan dengan bantuan server ini proses pengiriman dan publikasi real count dapat berjalan lancar," kata Eddy Kurnia, VP Public and Marketing Communication Telkom, Senin (13/4/2009).

Telkom akhirnya meminjamkan server kepada KPU begitu melihat tabulasi hasil pengolahan data nyaris overloaded saat dipublikasikan di Hotel Borobudur dan via internet, Jumat (10/4/2009).

Tiga server yang disiapkan KPU nyaris kewalahan. Begitupun untuk keperluan tabulasi dan validasi hingga siap dipublikasi tadinya hanya dilayani oleh dua server sehingga dirasa kurang cukup.

Meski tanggung jawab Telkom lebih kepada masalah konektivitas jaringan, tetapi menurut Eddy, pihaknya akan mengawal secara ketat komunikasi data di KPU baik itu KPU Pusat maupun di daerah.

"Khusus untuk lokasi KPU, Telkom menyiapkan engineering on site 24 jam di 506 titik," ungkapnya.

Eddy pun mengungkap, kondisi pengiriman data perolehan suara dari daerah ke KPU Pusat, seperti yg terlihat dalam real count KPU, sampai hari ini baru sekitar tiga juta dari perkiraan 130 juta pemilih.

"Trafik yang lewat di dalam jaringan yang jadi tanggungjawab Telkom, kami pantau masih sangat kecil, yakni sekitar lima sampai sepuluh persen dari total kapasitas yang kami sediakan," ujarnya.

Namun demikian, Telkom telah mempersiapkan Plan B seandainya kapasitas yang tersedia tidak mencukupi atau terjadi lonjakan trafik yang luar biasa. "Jika diperlukan, hanya dalam waktu kurang dari 30 menit Telkom dapat meningkatkan kapasitas hingga 300 persen," tandas Eddy.

( rou / rou )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Share


Komentar Terpopuler


Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

Rekomendasi Artikel