Berita Terbaru
-
Selasa, 07/02/2012 14:23 WIB
Kolom Telematika
Teknologi Cloud, Apakah Membantu? -
Selasa, 07/02/2012 14:10 WIB
Ditutup, MegaUpload Banjir Dukungan -
Selasa, 07/02/2012 13:24 WIB
8 Sosok Bertalenta di Dunia Teknologi -
Selasa, 07/02/2012 13:02 WIB
Idenesia, 'YouTube' Lokal yang Menampung Film Inspiratif -
Selasa, 07/02/2012 12:16 WIB
Profesor Italia Coba Menantang Google -
Selasa, 07/02/2012 10:37 WIB
Twitter Lebih Bikin Kecanduan Ketimbang Rokok & Alkohol?
Indeks Berita
Forum I-Net
Thread Pilihan

Selasa, 07/02/2012 14:30 WIB
Inilah 8 Sosok Bertalenta di Dunia Teknologi
Posted : radydjencolePro Kontra
- KONTRA Muhammad Iqbal Annur ″JELAS MAHAL LAH HANDPHONE GA DIBAWA MATI MENDING BUAT AMAL BUAT KEPERLUAN ? MASIH BANYAK UNTUK KELAS RAKYAT.. ″
- KONTRA Wemphy ″Wajar mahal soalnya di indo banyak yg ababil!.. ″
26%
74%
Selengkapnya
Sistem TI KPU Pakai Open Source atau Proprietary?
Ardhi Suryadhi - detikinet
Kertas suara (detikcom)
Jika masih menggunakan software proprietary tentunya hal ini akan menjadi paradoks. Pasalnya, BPPT akan dianggap 'durhaka' dengan 'bapaknya', yakni Ristek yang menjadi lembaga pemerintah pendorong penggunaan software Open Source.
Menanggapi hal tersebut, Kepala BPPT Marzan Azis mengatakan, keputusan untuk menggunakan software proprietary atau Open Source di sistem TI KPU masih belum ditentukan. "Masih menunggu hasil review dari tim ahli BPPT yang diperbantukan di KPU," ujarnya kepada detikINET, Kamis (13/3/2009) petang.
Pun demikian, lanjut Marzan, pihaknya berharap piranti lunak yang bakal digunakan untuk mendukung Pemilu 2009 ini merupakan Open Source. Namun, keinginan itu juga harus melihat waktu yang sudah mepet ini.
"Kita juga inginnya pakai Open Source. Tapi masalahnya, apakah dengan waktu sesempit ini memungkinkan? Karena yang penting masyarakat dapat melihat perolehan suara pada 9 April nanti," tukasnya.
Dengan waktu yang tinggal menghitung hari ini, Marzan pada awalnya juga pesimistis bahwa sistem TI KPU akan siap sesuai yang diinginkan di tenggat waktunya. Namun kepercayaan diri itu meningkat seiring berdasarkan hasil hitung-hitungan masih memungkinkan.
"Kita juga tidak bisa menjamin, tapi secara hitung-hitungan masih mungkin. Jadi mungkin kita bakal menggunakan fasilitas yang bisa dimanfaatkan, ya dimanfaatkan. Ini pertaruhan kredibilitas negara," pungkasnya. ( ash / fyk )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga :
Berita Terpopuler
- Rabu, 08/02/2012 09:25
6 Produk HP di Awal Tahun Naga Air - Rabu, 08/02/2012 07:57
Nokia Digugat Perusahaan Thailand - Selasa, 07/02/2012 16:04
Hati-hati dengan 'Dompet' BlackBerry 9900 - Selasa, 07/02/2012 14:58
Ini Dia Ponsel yang Paling Kuat di Suhu Beku - Selasa, 07/02/2012 17:36
Menanti Instagram di Android
Komentar Terpopuler
- Rabu, 01/02/2012 14:37 WIB
Pantaskah iPhone 4S Dihargai Tinggi? - Minggu, 05/02/2012 13:48 WIB
Pemerintah & Militer AS Siap Pakai Smartphone Android - Kamis, 02/02/2012 18:51 WIB
Dirut Telkomsel: Tudingan Pedagang Pulsa Salah Alamat - Senin, 06/02/2012 11:58 WIB
Studi: Aplikasi iOS Sering Crash Dibanding Android - Minggu, 05/02/2012 16:48 WIB
Motorola Minta Jatah Penjualan iPhone
Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Rekomendasi Artikel





Sending your message


---125x125.gif)
