detikcom

Berita Terbaru

Indeks Berita

Forum I-Net

Pro Kontra

Gb
Tak ada yang menampik soal pesona dan performa iPhone 4S. Sayang, ketika masuk Indonesia, harga gadget Apple itu dibanderol cukup tinggi, dengan versi termurah di kisaran Rp 7 jutaan. Apakah harga itu pantas?
  • KONTRA arsir555  ″Yang pro ataupun yang mampu beli sebenarnya ga terlalu paham apa saja kelebihan iPhone. Mereka hanya sok-sok-an aja kok biar kelihatan keren padahal.. ″
  • KONTRA Denny Suprapto A Sanchez  ″Klo mnurut gue ipone 4s termaksud mahal. Lebih baik pilih Android jimamin puass. Gue lebih pilih samsung ketimbang ipone.. ″
27%   73% 

Selengkapnya


Kamis, 22/01/2009 17:29 WIB

Awas, Pengguna Ponsel Indonesia Jadi Target Virus
Ardhi Suryadhi - detikinet


Ilustrasi (Ist.)

Jakarta - Pengguna ponsel pintar tanah air diimbau untuk berhati-hati. Kaspersky Lab berhasil mendeteksi malware baru yang mampu mengambil alih penggunaan ponsel.

Pekan lalu misalnya, para ahli di Kaspersky Lab mendeteksi malware baru yang menyerang sistem operasi Symbian. Target serangan adalah para pengguna sebuah operator telepon selular di Indonesia.

Malware berupa Trojan itu ditulis dengan skrip pemrograman Python. Trojan mengirim pesan singkat berisi instruksi untuk mentransfer uang ke nomor rekening milik pelaku tindak kriminal.

Ada 5 varian dari Trojan bernama Trojan-SMS.Python.Flocker, dari .ab sampai .af. Jumlah uang yang ditransfer terentang antara US$0.45 hingga US$0.90. Meski jumlahnya tak seberapa, jika pelaku di balik Trojan berhasil menginfeksi banyak ponsel, jumlah yang diperolehnya bisa cukup banyak.

"Sangat kentara kalau pembuat Trojan mengincar uang," kata Denis Maslennikov, analis senior di Kaspersky Lab dalam keterangan tertulis yang diterima detikINET, Kamis (22/1/2009).

"Sepertinya penipuan untuk memperoleh uang menggunakan malware untuk perangkat bergerak semakin terang-terangan. Sampai saat ini, banyak orang mengira malware yang mengirim pesan SMS tanpa sepengetahuan pengguna hanya terjadi di Rusia. Sekarang, kita bisa lihat kalau masalah itu bukan lagi milik Rusia, tapi sudah jadi masalah internasional," tambahnya.

Kaspersky menganjurkan agar pengguna berhati-hati saat menggunakan ponsel pintar untuk berinternet dan menganjurkan agar antivirus pada ponsel selalu diperbarui.

Namun bagi pengguna Kaspersky Mobile Security tak usah khawatir, karena diklaim sudah terlindungi dari Trojan baru ini. Produk ini memblok malware sehingga tak bekerja.

( ash / faw )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Share


Komentar Terpopuler


Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

Rekomendasi Artikel