detikcom

Berita Terbaru

Indeks Berita

Forum I-Net

Pro Kontra

Gb
Tak ada yang menampik soal pesona dan performa iPhone 4S. Sayang, ketika masuk Indonesia, harga gadget Apple itu dibanderol cukup tinggi, dengan versi termurah di kisaran Rp 7 jutaan. Apakah harga itu pantas?
  • KONTRA totok.dtk  ″Masalah harga bukan soal pantas atow kagak, itu mekanisme pasar, gueh yakin yg mampu beli dan nggak ngomongnye beda, penjual nya tentu bilangnya lain.. ″
  • KONTRA Thoni Master Idea  ″Itulah membuat IPHONE tidak terlalu Eksis di indonesia ini di banding blackberry dan samsung... Masalah pasti di harga... hidup android..!!!.. ″
27%   73% 

Selengkapnya


Jumat, 02/01/2009 07:42 WIB

'Sender Keep All 'Dipertahankan untuk Skema Tarif SMS
Achmad Rouzni Noor II - detikinet


Ilustrasi (Ist.)

Jakarta - Meski sender keep all (SKA) -- skema tarif yang selama ini diterapkan untuk pengiriman pesan singkat (SMS) -- acap kali dinilai merugikan operator, namun pemerintah bersikeras untuk mempertahankannya.

"SKA tetap dipertahankan, cuma perilakunya saja yang diperbaiki," demikian Dirjen Postel Depkominfo Basuki Yusuf Iskandar, ketika ditemui detikINET dan sejumlah media di gedung Depkominfo, Jakarta.

Dalam skema SKA, operator penerima SMS tidak mendapatkan apapun kecuali trafik dari pengirim pesan. Semua pendapatan diraup oleh operator pengirim pesan.

Nah, metode seperti ini yang kemudian kerap dijadikan ajang promosi operator untuk SMS gratis ke operator lain (SMS off-net) tanpa memperhatikan kapasitas jaringan yang dibebani.

Buntut dari program semacam ini, alhasil pemerintah beserta regulator mengirimkan surat edaran kepada semua operator agar menghentikan seluruh aktivitas pemasaran yang menggunakan gimmick SMS gratis ke lain operator.

"Segala bentuk promosi SMS nol rupiah ke operator lain saya tegaskan dilarang mulai saat ini," tukas Basuki.

Meski jelas-jelas dari satu sisi skema SKA kerap merugikan, namun pemerintah tak mau beralih menggunakan skema SMS berbasis interkoneksi.

"Meski keduanya diuntungkan, namun jelas akan ada banyak penambahan biaya yang kemudian membuat tarif SMS bukannya turun, tapi malah bisa naik," tandasnya.


( rou / ash )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Share


Komentar Terpopuler


Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

Rekomendasi Artikel