detikcom

Berita Terbaru

Indeks Berita

Forum I-Net

Pro Kontra

Gb
Tak ada yang menampik soal pesona dan performa iPhone 4S. Sayang, ketika masuk Indonesia, harga gadget Apple itu dibanderol cukup tinggi, dengan versi termurah di kisaran Rp 7 jutaan. Apakah harga itu pantas?
  • KONTRA Denny Suprapto A Sanchez  ″Klo mnurut gue ipone 4s termaksud mahal. Lebih baik pilih Android jimamin puass. Gue lebih pilih samsung ketimbang ipone.. ″
  • KONTRA m203040t  ″iphone di luar lebih murah.... soalnya ongkir nya mahal disini sama dibundle telkomsetan ma extra lebay wkwkwk cari aja dipasaran cm 6jutaan.. ″
28%   72% 

Selengkapnya


Rabu, 31/12/2008 08:47 WIB

Internet Mahal Masih Jadi Kendala e-Learning
Andrian Fauzi - detikinet


Dwi H Widyantoro (afz/inet)

Bandung - Mahalnya biaya akses internet masih jadi kendala dalam pelaksanaan e-learning. Meski demikian, praktisi pengajar online tetap optimistis masalah ini bisa segera diatasi.

"Mahalnya tarif internet masih jadi kendala," demikian keluh Dwi H Widyantoro, salah satu praktisi e-learning ketika ditemui detikINET di Kampus ITB, Jalan Ganesha 10, Rabu (31/12/2008).

e-learning adalah praktik belajar dan mengajar menggunakan kumpulan materi berbentuk elektronik. Materi tersebut bisa berupa lisan, tulisan, ilustrasi, animasi, video atau gabungan dari semuanya yang disebut multimedia.

"Dengan e-learning, maka dapat membantu peserta ajar mencapai tujuan pendidikan
untuk meningkatkan ketrampilan dan kinerjanya," terang Dwi, yang sehari-harinya bertugas sebagai staf dosen Sekolah Teknik Elektro dan Informatika ITB.

Walaupun masih tergolong mahal, namun ia optimistis tarif internet akan terus turun. Menurutnya, dengan kompetisi ketat antaroperator, konsumen seharusnya jadi makin diuntungkan dengan tarif internet yang kian mudah dijangkau.

"Sekarang bisa dilihat sendiri, tarif internet makin murah, walaupun juga pada
dasarnya masih mahal dibanding dengan negara lain. Tapi saya optimis internet
akan menjadi barang yang murah dan mudah dijangkau bagi semua kalangan," ujarnya penuh harap.

Pada 2010 nanti, pola pengajaran jarak jauh tanpa tatap muka dengan pola distance learning bisa diterapkan di ITB. Saat ini di ITB, baru terlaksana blended learning alias metode e-learning dengan tatap muka di awal perkuliahan.

Untuk menggapai hal tersebut, ITB tengah meningkatkan kapasitas staf dan uji coba penyelenggaraan kuliah berbasis blended learning. Harapannya di 2010 nanti bisa terbentuk kantor untuk distance education, serta terjalinnya kerjasama dengan institusi lain sehingga terbentuk program studi berbasis e-learning.

"Kita bisa mulai dari program S2. Karena program S1 tetap menggunakan perkuliahan
konvensional," pungkas Dwi.

( afz / rou )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Share


Komentar Terpopuler


Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

Rekomendasi Artikel