detikcom

Berita Terbaru

Indeks Berita

Forum I-Net

Pro Kontra

Gb
Tak ada yang menampik soal pesona dan performa iPhone 4S. Sayang, ketika masuk Indonesia, harga gadget Apple itu dibanderol cukup tinggi, dengan versi termurah di kisaran Rp 7 jutaan. Apakah harga itu pantas?
  • KONTRA Bjodjojo Séptìäñö Lìü  ″Gak pantas banget.. ″
  • PRO Renata Siti  ″Pantas2 saja.... Mahal relatif... Yang kontra itu yang gak sanggup beli pastinya... Segala alasan negatif di cari2 hanya dan hanya untuk menenangkan.. ″
28%   72% 

Selengkapnya


Rabu, 17/12/2008 12:28 WIB

Serangan Spam Obama Mengandung Virus
Ardhi Suryadhi - detikinet


Barack Obama (Ist.)

Jakarta - Presiden terpilih Amerika Serikat Barack Obama tak lama lagi bakal memulai karir kepresidenannya. Namun bagi spammer, serangan spam seputar presiden AS terpilih itu belumlah usai.

Menurut laporan Symantec Messaging & Web Security yang dikutip detikINET, Rabu (17/12/2008), ketika John McCain diketahui telah kalah dalam pemilihan presiden AS pada November lalu, spammer dideteksi masih mengirimkan serangan e-mail sampah mereka.

Bahkan, serangan spam tersebut lebih ganas karena dilengkapi dengan kode berbahaya. Subyek yang dipilih para pelaku pun cukup menelisik hingga memancing minat penerima e-mail, seperti 'Obama Wouldn’t Be First Black President' ataupun yang lainnya.

Pesan tersebut menyatakan bahwa Obama telah terpilih menjadi Presiden AS yang ke-44 dan penerima pesan didorong untuk mengklik sebuah link tertulis 'Watch His amazing speech at November 5!'.

Namun awas tertipu. Sebab, dengan mengklik link tersebut pengguna internet akan ter-download kode berbahaya. Selanjutnya, bisa dipastikan komputer korban akan terinfeksi virus atau program jahat lainnya.

Selain video, penjahat cyber juga coba menarik hati calon korban dengan penawaran uang logam pesiden Barack Obama. Tawaran tersebut mengaku-ngaku datang dari percetakan New England Mint, yang menawarkan uang logam sejarah ini dengan harga US$9,95 ditambah biaya pengiriman.

Namun lagi-lagi, ada maksud tidak baik di balik penawaran tersebut. Pasalnya, tujuan dari spam ini adalah untuk mendapatkan informasi kartu kredit dari pengguna e-mail yang tidak waspada.
( ash / fyk )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Share


Komentar Terpopuler


Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

Rekomendasi Artikel