detikcom

Berita Terbaru

Indeks Berita

Forum I-Net

Pro Kontra

Gb
Tak ada yang menampik soal pesona dan performa iPhone 4S. Sayang, ketika masuk Indonesia, harga gadget Apple itu dibanderol cukup tinggi, dengan versi termurah di kisaran Rp 7 jutaan. Apakah harga itu pantas?
  • KONTRA arsir555  ″Yang pro ataupun yang mampu beli sebenarnya ga terlalu paham apa saja kelebihan iPhone. Mereka hanya sok-sok-an aja kok biar kelihatan keren padahal.. ″
  • KONTRA Denny Suprapto A Sanchez  ″Klo mnurut gue ipone 4s termaksud mahal. Lebih baik pilih Android jimamin puass. Gue lebih pilih samsung ketimbang ipone.. ″
27%   73% 

Selengkapnya


Kamis, 04/12/2008 10:45 WIB

Hampir 100 Persen Komputer Rentan Serangan Cyber
Fino Yurio Kristo - detikinet


Ilustrasi (ist.)

Kopenhagen - Lebih dari 98 persen komputer Windows rentan terhadap serangan para penjahat cyber karena mengandung sekurangnya 1 aplikasi yang tidak di-patch. Bahkan hampir 50 persen komputer punya 11 atau lebih program yang berisiko terkena serangan cyber.

Itulah statistik cukup mengejutkan yang dikemukakan biro keamanan komputer yang berbasis di Kopenhagen, Secunia. Secunia mengemukakan data itu berdasar penelitian melalui utility Personal Software Inspector (PSI) yang di-install di komputer konsumen.

Menurut Thomas Kristensen, Chief Technology Officer Secunia, utility itu bisa melacak keberadaan aplikasi yang belum di-patch. Secunia kemudian memilih secara acak 20.000 komputer yang telah mengadopsi PSI sebagai bahan studinya.

"Kebanyakan orang selalu meng-update Windows karena Windows Update mudah digunakan. Aplikasi Adobe Reader, Flash dan Quicktime serta browser juga demikian. Namun banyak plug in browser dari pihak ketiga tak punya mekanisme update sehingga orang tidak meng-updatenya," jelas Kristensen.

Dilansir ComputerWorld dan dikutip detikINET, Kamis (4/12/2008), data dari PSI menunjukkan hanya 1,9 persen pengguna yang komputernya benar-benar aman. Angka ini lebih rendah daripada data studi terakhir bulan Januari di mana 4,5 persen komputer masih terbebas dari program yang tidak di-patch.

Kristensen menengarai bahwa hal itu disebabkan para pengadopsi PSI pada awalnya adalah para pemakai yang melek teknologi. Namun seiring pemakaiannya yang makin meluas, kian banyak dijumpai komputer yang berisiko diserang program jahat.

Sharing info soal keamanan komputer? Gabung di detikINET Forum! ( fyk / dwn )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Share


Komentar Terpopuler


Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

Rekomendasi Artikel