detikcom

Berita Terbaru

Indeks Berita

Forum I-Net

Pro Kontra

Gb
Tak ada yang menampik soal pesona dan performa iPhone 4S. Sayang, ketika masuk Indonesia, harga gadget Apple itu dibanderol cukup tinggi, dengan versi termurah di kisaran Rp 7 jutaan. Apakah harga itu pantas?
  • KONTRA Denny Suprapto A Sanchez  ″Klo mnurut gue ipone 4s termaksud mahal. Lebih baik pilih Android jimamin puass. Gue lebih pilih samsung ketimbang ipone.. ″
  • KONTRA m203040t  ″iphone di luar lebih murah.... soalnya ongkir nya mahal disini sama dibundle telkomsetan ma extra lebay wkwkwk cari aja dipasaran cm 6jutaan.. ″
28%   72% 

Selengkapnya


Jumat, 28/11/2008 07:42 WIB

Ramai-ramai Menjawab Tantangan Dirjen Postel
Ardhi Suryadhi - detikinet


Basuki Yusuf Iskandar (ash/inet)

Balikpapan - Dirjen Postel Basuki Yusuf Iskandar pernah melontarkan tantangan kepada para operator untuk menggelar layanan di daerah pelosok. Kini, tantangan tersebut dinilai sudah membuahkan hasil.

Tantangan yang dimaksud adalah agar para operator tak hanya membuka jaringan di kota-kota besar yang secara hitung-hitungan nilai ekonomisnya lebih potensial. Dirjen pun secara terang-terangan mengatakan sungkan untuk datang ketika nanti diundang oleh para operator tersebut jika daerah yang dituju lagi-lagi kota besar.

Melihat perkembangannya sekarang, Dirjen menilai tantangannya tersebut sudah mulai mendapat jawaban. "Tantangan saya akhirnya disambut, operator sudah banyak yang masuk ke daerah-daerah pelosok," ujarnya ketika ditemui detikINET di Balikpapan, Kalimantan Timur.

Menurut Basuki, tren ini dinilai sangat bagus karena sebenarnya daerah terpencil tak selalu permintaan pasarnya kecil pula. "Di Sulawesi Barat misalnya, ada daerah yang sebelum jaringan seluler masuk sudah banyak masyarakatnya yang memiliki ponsel. Buat apa? Mereka menggunakannya untuk foto, baru setelah ke kabupaten ponsel itu bisa mereka gunakan," jelasnya.

Ditemui di tempat yang sama, Direktur Regional Sales Indosat Syakieb A. Sungkar senada dengan Dirjen. Menurutnya, di balik tantangan Dirjen tersebut ada peluang bisnis yang mengiringinya.

Indosat sendiri baru saja meresmikan BTS di Desa Lemo II Muara Teweh, salah satu pelosok Kalimantan Tengah. Mereka berada di wilayah tersebut secara eksklusif, karena menjadi satu-satunya operator yang beroperasi.

Operator GSM ini pun telah mempunyai target daerah pelosok baru yang bakal mereka rambah. Yaitu di wilayah Putu Sibau Kalimantan Barat, yang berada di perbatasan Indonesia-Malaysia. "Daerah ini masih hutan dan berbatasan dengan Kucing, Malaysia," imbuh Syakieb.

Sebelumnya, XL juga baru saja memperluas cakupan area layanannya di daerah terpencil Muara Sipongi, Mandailing Natal, Sumatera Utara, yang sekaligus menjadi BTS ke 15.300 XL.

Ke depannya operator diharapkan tidak hanya menyediakan akses telekomunikasi seluler saja, tetapi juga akses internet. "Agar mereka menjadi lebih pintar dengan lebih mudah memperoleh informasi. Supaya tidak mudah dibohongi orang," ujar Dirjen. ( ash / dwn )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Share


Komentar Terpopuler


Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

Rekomendasi Artikel