detikcom

Berita Terbaru

Indeks Berita

Forum I-Net

Pro Kontra

Gb
Tak ada yang menampik soal pesona dan performa iPhone 4S. Sayang, ketika masuk Indonesia, harga gadget Apple itu dibanderol cukup tinggi, dengan versi termurah di kisaran Rp 7 jutaan. Apakah harga itu pantas?
  • KONTRA Boeing Hidayat   ″Sebenernya kalah jauh jika dibandingkan dgn samsung galaxy S2 kamera kalah layar kalah ma samsung.pantas saja penjualan di 2011 kalah ma S2..cuma.. ″
  • PRO pramana putra  ″kita disi membicarakan pantas nya harga iPhone 4s itu 7 jutaan di Indonesia, bukan lebih baik beli samsung galaxy dapet dua seharga iPhone 4s. Itu.. ″
28%   72% 

Selengkapnya


Kamis, 20/11/2008 16:53 WIB

Tarik Ulur Spin Off Telepon Tetap Indosat
Achmad Rouzni Noor II - detikinet


Gedung Indosat (dbu/inet)

Jakarta - Pemerintah RI dan Qatar Telecom (Qtel) bak sedang tarik ulur tentang wacana pemisahan entitas bisnis (spin off) telepon tetap (pontap) punya Indosat.

Di satu sisi, pemerintah bersikeras agar Indosat melepas divisi pontapnya terlebih dulu jika Qtel tetap ingin menambah kepemilikannya hingga 65% dari 40,8% saham yang telah dimilikinya saat ini di Indosat.

"Kalau Qtel maunya 65%, harus pisah entitas bisnis. Kalau tidak mau, ya maksimal cuma bisa 49%," tegas Dirjen Postel Basuki Yusuf Iskandar di sela acara Indonesia Hijau, di Kantor Pusat PT Indosat, Jakarta, Kamis (20/11/2008).

Basuki tetap teguh berpatokan pada Peraturan Presiden (Perpres) mengenai Daftar Negatif Investasi di sektor telekomunikasi. Perpres tersebut mengatur: investasi asing di seluler maksimal 65%, sedangkan untuk pontap 49%. Berhubung Indosat memiliki keduanya, maka pemerintah berpatokan pada persentase yang paling rendah.

Qtel sendiri diberi waktu selama dua tahun untuk melakukan pemisahan entitas antara bisnis seluler dan pontap Indosat.

Dirut Indosat Johnny Swandi menolak untuk menanggapi hal tersebut. Ia tak berani berkomentar karena menurutnya pemisahan entitas bisnis Indosat masih berupa wacana pemerintah.

"Silakan tanya saja kepada Qtel. Kami di Indosat tak mau berandai-andai dengan wacana spin off ini. Kami sudah mengirim surat kepada pemerintah namun belum mendapatkan jawaban resmi," ujarnya. ( rou / ash )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Share


Berita Terpopuler

Komentar Terpopuler


Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

Rekomendasi Artikel