Berita Terbaru
-
Jumat, 10/02/2012 17:17 WIB
LG: BlackBerry Hanya Mengandalkan BBM -
Jumat, 10/02/2012 16:50 WIB
LG Prada 3.0 Hanya Untuk Wanita? -
Jumat, 10/02/2012 16:13 WIB
Prime 901, Ponsel TV Android -
Jumat, 10/02/2012 15:24 WIB
Prada Phone 3.0, Smartphone Android Paling Gaya -
Jumat, 10/02/2012 15:02 WIB
Menerka Perubahan di iPad 3 -
Jumat, 10/02/2012 12:46 WIB
Siri akan Bisa Bahasa China
Indeks Berita
Forum I-Net
Pro Kontra
- KONTRA Boeing Hidayat ″Sebenernya kalah jauh jika dibandingkan dgn samsung galaxy S2 kamera kalah layar kalah ma samsung.pantas saja penjualan di 2011 kalah ma S2..cuma.. ″
- PRO pramana putra ″kita disi membicarakan pantas nya harga iPhone 4s itu 7 jutaan di Indonesia, bukan lebih baik beli samsung galaxy dapet dua seharga iPhone 4s. Itu.. ″
28%
72%
Selengkapnya
Survei:
85 Persen Perusahaan Pakai Open Source
Dewi Widya Ningrum - detikinet
Ilustrasi (ist.)
Survei dilakukan kepada 274 end-user di kawasan Asia Pasifik, Eropa dan Amerika Utara pada bulan Mei dan Juni. Demikian dikutip detikINET dari Cnet, Selasa (18/11/2008).
Ditilik dari alasan mengadopsi open source, mayoritas responden dengan konsisten menjawab karena alasan biaya. Alasan lainnya adalah karena open source tidak tergantung pada platform tunggal, untuk mempercepat akses ke pasar dan tidak perlu ribet dengan prosedur dan aturan yang kompleks.
Namun demikian, hanya 31 persen dari responden yang mengklaim telah memiliki kebijakan resmi untuk mengevaluasi dan menggunakan software open source.
Padahal tanpa kebijakan resmi, menurut Gartner, perusahaan berisiko melakukan pelanggaran properti intelektual. Untuk itulah, analis Gartner menempatkan isu governance di peringkat teratas sebagai faktor yang menghambat adopsi OSS.
"Hanya karena gratis bukan berarti tanpa biaya," tegas direktur penelitian Gartner, Laurie Wurster.
Wurster menambahkan, perusahaan harus memiliki kebijakan yang jelas untuk mengadopsi open source, termasuk memutuskan akan menggunakan aplikasi apa yang mendukung open source, dan mengidentifikasi risiko properti intelektual atau tingkat dukungan terhadap penggunaan software open source.
Wurster menambahkan, banyaknya jenis lisensi software open source tak menutup kemungkinan membuat penerapan software open source menjadi ribet. Namun, lanjut Wurster, hal itu akan teratasi seiring berjalannya waktu. ( dwn / dwn )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga :
Berita Terpopuler
- Jumat, 10/02/2012 17:17
LG: BlackBerry Hanya Mengandalkan BBM - Jumat, 10/02/2012 15:02
Menerka Perubahan di iPad 3 - Jumat, 10/02/2012 18:10
Google Ciptakan Sistem Home Entertainment - Jumat, 10/02/2012 11:27
Inikah Bocoran Tampilan iPad 3? - Jumat, 10/02/2012 15:24
Prada Phone 3.0, Smartphone Android Paling Gaya
Komentar Terpopuler
- Minggu, 05/02/2012 13:48 WIB
Pemerintah & Militer AS Siap Pakai Smartphone Android - Senin, 06/02/2012 11:58 WIB
Studi: Aplikasi iOS Sering Crash Dibanding Android - Minggu, 05/02/2012 16:48 WIB
Motorola Minta Jatah Penjualan iPhone - Selasa, 07/02/2012 14:58 WIB
Ini Dia Ponsel yang Paling Kuat di Suhu Beku - Selasa, 07/02/2012 09:36 WIB
Pekerja Pabrik iPad Belum Pernah Melihat iPad
Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Rekomendasi Artikel
- Bus Seruduk Pemotor dan Pedagang di Jalur Puncak, Lalin Macet
- Polisi: 12 Tahanan Kabur Bisa Dijerat Pasal 170 KUHP






Sending your message


---125x125.gif)
