detikcom

Berita Terbaru

Indeks Berita

Forum I-Net

Pro Kontra

Gb
Tak ada yang menampik soal pesona dan performa iPhone 4S. Sayang, ketika masuk Indonesia, harga gadget Apple itu dibanderol cukup tinggi, dengan versi termurah di kisaran Rp 7 jutaan. Apakah harga itu pantas?
  • KONTRA Boeing Hidayat   ″Sebenernya kalah jauh jika dibandingkan dgn samsung galaxy S2 kamera kalah layar kalah ma samsung.pantas saja penjualan di 2011 kalah ma S2..cuma.. ″
  • PRO pramana putra  ″kita disi membicarakan pantas nya harga iPhone 4s itu 7 jutaan di Indonesia, bukan lebih baik beli samsung galaxy dapet dua seharga iPhone 4s. Itu.. ″
28%   72% 

Selengkapnya


Selasa, 18/11/2008 10:19 WIB
Survei:
85 Persen Perusahaan Pakai Open Source
Dewi Widya Ningrum - detikinet


Ilustrasi (ist.)

Jakarta - Survei menunjukkan 85 persen perusahaan sudah menggunakan software open source. Sisanya, 15 persen lagi, diperkirakan akan beralih ke open source mulai tahun depan.

Survei dilakukan kepada 274 end-user di kawasan Asia Pasifik, Eropa dan Amerika Utara pada bulan Mei dan Juni. Demikian dikutip detikINET dari Cnet, Selasa (18/11/2008).

Ditilik dari alasan mengadopsi open source, mayoritas responden dengan konsisten menjawab karena alasan  biaya. Alasan lainnya adalah karena open source tidak tergantung pada platform tunggal, untuk mempercepat  akses ke pasar dan tidak perlu ribet dengan prosedur dan aturan yang kompleks.

Namun demikian, hanya 31 persen dari responden yang mengklaim telah memiliki kebijakan resmi untuk  mengevaluasi dan menggunakan software open source.

Padahal tanpa kebijakan resmi, menurut Gartner, perusahaan berisiko melakukan pelanggaran properti  intelektual. Untuk itulah, analis Gartner menempatkan isu governance di peringkat teratas sebagai faktor yang  menghambat adopsi OSS.

"Hanya karena gratis bukan berarti tanpa biaya," tegas direktur penelitian Gartner, Laurie Wurster.

Wurster menambahkan, perusahaan harus memiliki kebijakan yang jelas untuk mengadopsi open source,  termasuk memutuskan akan menggunakan aplikasi apa yang mendukung open source, dan mengidentifikasi  risiko properti intelektual atau tingkat dukungan terhadap penggunaan software open source.

Wurster menambahkan, banyaknya jenis lisensi software open source tak menutup kemungkinan membuat  penerapan software open source menjadi ribet. Namun, lanjut Wurster, hal itu akan teratasi seiring berjalannya  waktu. ( dwn / dwn )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Share


Berita Terpopuler

Komentar Terpopuler


Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

Rekomendasi Artikel