detikcom

Berita Terbaru

Indeks Berita

Forum I-Net

Pro Kontra

Gb
Tak ada yang menampik soal pesona dan performa iPhone 4S. Sayang, ketika masuk Indonesia, harga gadget Apple itu dibanderol cukup tinggi, dengan versi termurah di kisaran Rp 7 jutaan. Apakah harga itu pantas?
  • PRO Renata Siti  ″Pantas2 saja.... Mahal relatif... Yang kontra itu yang gak sanggup beli pastinya... Segala alasan negatif di cari2 hanya dan hanya untuk menenangkan.. ″
  • KONTRA Dhyän Nuryadin  ″jiahhh jelas mahal lahhh....siri could...... klbhn yang pasti jrng d gnkn..... yg ada cuma gengsinya tinggi....klw d tenteng d tmpt rame banggax.. ″
28%   72% 

Selengkapnya


Jumat, 14/11/2008 18:50 WIB

Pasar Ponsel Terpengaruh Anjloknya Rupiah
Achmad Rouzni Noor II - detikinet


Zenko Vitell

Jakarta - Anjloknya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diakui turut berdampak pada industri ponsel dalam negeri, khususnya yang bermain di segmen bawah.

Presdir PT Lintas Cakrawala Persada, Zenko Gunawan, mengakui dolar AS yang kini diperdagangkan pada level Rp 11.000 turut menyebabkan naiknya harga jual ponsel.

"Kenaikan harga jual ponsel sangat dirasakan oleh segmen ponsel low-end," keluh pria yang menangani distribusi Vitell, salah satu ponsel merek lokal, Jumat (14/11/2008).

Menurutnya, pasar yang shock membuat calon pembeli menahan untuk membeli ponsel. Padahal, lanjut Zenko, ponsel low-end menguasai sekitar 70% dari penjualan ponsel di Indonesia.

"Masyarakat kini cenderung mengalokasikan dana yang mereka miliki untuk kegiatan berlibur," jelas Zenko.

Untuk mengembalikan gairah pasar ponsel, Zenko pun coba melakukan berbagai kegiatan pemasaran yang berorientasi pada konsumen semisal pameran di beberapa mal di Jakarta.

"Selama pameran berlangsung, Vitell memberikan bonus ponsel Vitell V100 atau V200 untuk setiap pembelian ponsel Vitell TV89 atau TV88," ujarnya.

Ia sendiri optimis Vitell akan mencapai target penjualan 300 ribu unit dalam kurun waktu tersisa 1,5 bulan ke depan.

"Karena belum sampai akhir tahun kami sudah berhasil menjual lebih dari 200 ribu unit, jadi hampir mendekati target," tandas Zenko. ( rou / ash )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Share


Komentar Terpopuler


Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

Rekomendasi Artikel