detikcom

Berita Terbaru

Indeks Berita

Forum I-Net

Pro Kontra

Gb
Tak ada yang menampik soal pesona dan performa iPhone 4S. Sayang, ketika masuk Indonesia, harga gadget Apple itu dibanderol cukup tinggi, dengan versi termurah di kisaran Rp 7 jutaan. Apakah harga itu pantas?
  • KONTRA Muhammad Iqbal Annur  ″JELAS MAHAL LAH HANDPHONE GA DIBAWA MATI MENDING BUAT AMAL BUAT KEPERLUAN ? MASIH BANYAK UNTUK KELAS RAKYAT.. ″
  • KONTRA Wemphy  ″Wajar mahal soalnya di indo banyak yg ababil!.. ″
26%   74% 

Selengkapnya


Jumat, 14/11/2008 11:07 WIB

Mencicipi Game Xbox 360 'Made in Indonesia'
Ardhi Suryadhi - detikinet


Arief Widhiyasa (ash/inet)

Jakarta - Tak selamanya gamer Indonesia hanya mengkonsumsi game buatan asing. Ada juga segilintir pemuda kita yang mempunyai kreatifitas tinggi sehingga mampu membuat game yang bisa mendunia.

Salah satu dari mereka adalah para barudak yang bernaung di Agate Studio asal Bandung. Kelompok ini berhasil menciptakan game untuk konsol Xbox 360.

Kata 'luar biasa' mungkin pantas dialamatkan kepada mereka. Pasalnya, selain para pembuatnya yang masih berstatus mahasiswa dan pelajar, pembuatan game ini juga belum dimodali investor alias modal kantong sendiri.

Jadi bisa dibayangkan, meski dengan keterbatasan sarana dan modal yang dimiliki, para anak muda ini tak patah arang dan berhasil menciptakan game 'made in Indonesia' yang bisa mendunia.

Game ini sendiri berjudul 'Ponporon', yang di dalamnya merupakan kumpulan sejumlah mini game. Secara grafis, game ini tak kalah dari buatan software house asing dengan mengusung nuansa animasi 2D dan 3D.

Arief Widhiyasa, salah seorang pengembang game ini mengatakan, tak butuh waktu lama bagi timnya untuk mengembangkan 'Ponporon'. "Sekitar satu bulan saja untuk development, tapi untuk konsep memakan waktu kira-kira tiga bulan," ujarnya kepada detikINET, ketika ditemui di sela-sela ajang Indonesia Game Show 2008, di Plennary Hall JCC.

Saat ini, game 'Ponporon' masih hadir dalam versi alfa dengan memiliki sekitar 20 mini game. Diharapkan, kumpulan mini game di 'Ponporan' dapat ditambah menjadi 50 mini game seiring pengembangan selanjutnya.

"Selain itu, nanti kita juga mau jadikan game ini masuk dalam Xbox Live, namun ukurannya saat ini masih terlalu besar. Nanti kita cari cara untuk memperkecilnya," tandas Arief, yang meskipun masih berstatus mahasiswa di ITB tapi sudah menjadi Presiden Direktur Agate Studio. ( ash / fyk )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Share



Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

Rekomendasi Artikel