detikcom

Berita Terbaru

Indeks Berita

Forum I-Net

Pro Kontra

Gb
Tak ada yang menampik soal pesona dan performa iPhone 4S. Sayang, ketika masuk Indonesia, harga gadget Apple itu dibanderol cukup tinggi, dengan versi termurah di kisaran Rp 7 jutaan. Apakah harga itu pantas?
  • KONTRA Boeing Hidayat   ″Sebenernya kalah jauh jika dibandingkan dgn samsung galaxy S2 kamera kalah layar kalah ma samsung.pantas saja penjualan di 2011 kalah ma S2..cuma.. ″
  • PRO pramana putra  ″kita disi membicarakan pantas nya harga iPhone 4s itu 7 jutaan di Indonesia, bukan lebih baik beli samsung galaxy dapet dua seharga iPhone 4s. Itu.. ″
28%   72% 

Selengkapnya


Senin, 20/10/2008 15:47 WIB

Muhaji Finder, Alat Pendeteksi Jamaah Haji Tersesat
Muhammad Aminudin - detikinet


Demo Muhaji Finder (detiksurabaya)

Malang - Mahasiswa Fakultas Teknik Elektro Universitas Brawijaya (Unibraw) Malang menciptakan alat untuk mendeteksi keberadaan jamaah haji Indonesia yang tersesat. Alat yang menghabiskan biaya Rp 6 juta ini diberi nama Muhaji Finder.

Diharapkan dengan penemuan alat ini, kasus hilangnya atau tersesatnya jamaah saat menunaikan ibadah haji di tanah suci Makkah dapat teratasi dengan cepat.

Alat pendeteksi yang menyabet juara umum pada ajang Pekan Karya Ilmiah Mahasiswa Nasional 2008 ke XXI dapat mencari keberadaan orang dengan memanfaatkan sinyal telpon seluler melalui GPS (Global Positioning System).

Dengan hanya memencet tombol aktif, maka posisi jamaah dapat terdeteksi langsung oleh kantor pengawas jamaah haji Indonesia di Mekkah maupun di Jakarta sendiri.

Mekanisme kerja alat menghabiskan biaya sekitar Rp 6 juta ini secara penuh mengandalkan program GPS dari sinyal telpon gengam.

Pesan yang dikirim dari alat ini oleh jamaah haji akan diterima kantor pengawas melalui telpon seluler yang dilengkapi Metro Control dan modul GSM sebagai penerima data pesan singkat.

"Pesan singkat itu kemudian diubah saat diterima pada alat komputer atau laptop di kantor pengawas jamaah haji. Komputer sendiri telah dilengkapi program penerima data pesan singkat telpon seluler atau disebut modul GSM," kata Akhmad Zaini salah satu penemu alat ini pada wartawan di ruang Humas Universitas Brawijaya (Unibraw), Malang, Senin (20/10/2008).

Rencananya, sebelum dipasarkan, alat ini akan dimodifikasi agar mudah dibawa atau dipakai oleh jamaah haji. "Mungkin jika dipasarkan akan dibuat seperti gelang tangan," imbuh Mahasiswa angkatan Tahun 2008 Teknik Elektro ini.

Sayangnya jelas Akhmad, alat ini nantinya hanya dapat digunakan di ruang terbuka. Karena pemakaian di ruang tertutup akan menganggu pengiriman atau pendeteksi sinyal pada alat.

"Tapi jika melihat semua kegiatan haji berada di ruang terbuka, alat ini bisa maksimal digunakan dengan ketahanan baterai selama 6 jam," ungkap Akhmad. ( bdh / wsh )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Share


Berita Terpopuler

Komentar Terpopuler


Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

Rekomendasi Artikel