Berita Terbaru
-
Kamis, 09/02/2012 17:51 WIB
3 Tren IT Enterprise -
Kamis, 09/02/2012 16:35 WIB
Terjun di Pasar TI, Huawei Siap Saingi IBM cs -
Rabu, 08/02/2012 17:08 WIB
Nokia akan PHK 4.000 Karyawan -
Rabu, 08/02/2012 16:49 WIB
IPO, Facebook Bidik China -
Selasa, 07/02/2012 18:09 WIB
Belajar dari Model Bisnis Freemium Google -
Selasa, 07/02/2012 17:15 WIB
Trio Elektronik Jepang Hadapi Rugi Raksasa
Indeks Berita
Forum I-Net
Thread Pilihan

Kamis, 09/02/2012 12:42 WIB
Diancam Mau Didemo, Apple Tegaskan Peduli Nasib Buruh
Posted : radydjencolePro Kontra
- PRO Pituhoppus ″masalah harga itu relatif,, yg penting kepuasan. orang indo tu aneh wong cuma pemake aja pada berdebat kayak orang paling pinter sendiri. mbok dari.. ″
-
PRO khairul umam
″kualitas oke , uang berlebihan ..oke2 aja tuch harga segitu bagi yg mampu
bagi ane hp jadul udh syukur
asal bsa nlpon n sms
ckckckckk.. ″
28%
72%
Selengkapnya
Andal Software Incar Berkah di Tengah Krisis
Devi Suzanti - detikinet
Indra Sosrodjojo (devi)
Pasalnya, krisis ini dianggap sebagai kesempatan perusahaan software lokal meningkatkan kualitas untuk terus bersaing. "Saya merasa krisis yang terjadi saat ini adalah sebuah berkah. Karena ini akan memberikan peluang untuk perusahaan software lokal untuk bangkit," ucap Indra Sosrodjojo selaku Direktur Andal Software pada peluncuran software terbarunya di Hotel Le Meridien, Jakarta, Kamis (16/10/2009).
Meski krisis mulai terasa dampaknya, Andal tetap berani meluncurkan piranti lunak terbaru mereka. "Dengan begitu kami bisa unjuk gigi di negara kami sendiri, sebelum kami bertarung di negara lain. Asia misalnya," tukas Indra.
Lewat piranti lunak barunya, Andal menargetkan penambahan paling tidak dua kali lipat dari pelanggan yang ada sekarang. Produk baru yang diluncurkannya itu adalah Andal Kharisma 2009.
Lansir Andal Kharisma 2009
Andal Kharisma 2009 diklaim sebagai software pengelola payroll pertama yang dibuat oleh perusahaan software di Indonesia. Dengan Andal Kharisma 2009 ini PT. Andal Software yakin dapat bersaing dengan perusahaan-perusahan software lokal lainnya.
"Saya yakin kami dapat bersaing dengan perusahaan software lokal lainnya di Indonesia. Masalahnya, software payroll buatan kami ini sangat mudah untuk digunakan, efisien dan dikelola secara otomatis," tegas Indra
Software pengelola payroll ini dibanderol dengan harga sekitar Rp 100 juta. Namun, lanjut Indra, untuk perusahaan yang mempunyai karyawan di bawah 200 orang dapat menyewa software ini. Belum ada informasi berapa harga sewanya.
( wsh / wsh )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga :
Berita Terpopuler
- Kamis, 09/02/2012 13:08
Berharap Lahirnya Mark Zuckerberg 'Made in Indonesia' - Kamis, 09/02/2012 13:24
BlackBerry 10 Siap Tantang iPhone & Android - Kamis, 09/02/2012 14:09
Pakai Nama iPad, Apple Dituntut Rp 14 Triliun - Kamis, 09/02/2012 16:20
Motorola Droid Razr, Si Langsing Penuh Aksi - Kamis, 09/02/2012 19:08
Operator Masih Tambang Uang Terbesar Huawei
Komentar Terpopuler
- Minggu, 05/02/2012 13:48 WIB
Pemerintah & Militer AS Siap Pakai Smartphone Android - Senin, 06/02/2012 11:58 WIB
Studi: Aplikasi iOS Sering Crash Dibanding Android - Minggu, 05/02/2012 16:48 WIB
Motorola Minta Jatah Penjualan iPhone - Selasa, 07/02/2012 14:58 WIB
Ini Dia Ponsel yang Paling Kuat di Suhu Beku - Selasa, 07/02/2012 09:36 WIB
Pekerja Pabrik iPad Belum Pernah Melihat iPad
Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Rekomendasi Artikel
- Bebaskan Terdakwa Korupsi Rp 27 M, Hati Nurani MA Dipertanyakan
- Kasus PPID, Danny Nawawi Disebut Catut Nama Menakertrans





Sending your message


---125x125.gif)
