detikcom

Berita Terbaru

Indeks Berita

Forum I-Net

Pro Kontra

Gb
Tak ada yang menampik soal pesona dan performa iPhone 4S. Sayang, ketika masuk Indonesia, harga gadget Apple itu dibanderol cukup tinggi, dengan versi termurah di kisaran Rp 7 jutaan. Apakah harga itu pantas?
  • PRO Pituhoppus  ″masalah harga itu relatif,, yg penting kepuasan. orang indo tu aneh wong cuma pemake aja pada berdebat kayak orang paling pinter sendiri. mbok dari.. ″
  • PRO khairul umam  ″kualitas oke , uang berlebihan ..oke2 aja tuch harga segitu bagi yg mampu :D  bagi ane hp jadul udh syukur :D  asal bsa nlpon n sms :D  ckckckckk.. ″
28%   72% 

Selengkapnya


Kamis, 16/10/2008 15:21 WIB

Andal Software Incar Berkah di Tengah Krisis
Devi Suzanti - detikinet


Indra Sosrodjojo (devi)

Jakarta - Hampir seluruh dunia merasakan dampak krisis finansial yang terjadi di AS. Namun, perusahaan software lokal Andal Software justru merasa krisis ini adalah sebuah berkah.

Pasalnya, krisis ini dianggap sebagai kesempatan perusahaan software lokal meningkatkan kualitas untuk terus bersaing. "Saya merasa krisis yang terjadi saat ini adalah sebuah berkah. Karena ini akan memberikan peluang untuk perusahaan software lokal untuk bangkit," ucap Indra Sosrodjojo selaku Direktur Andal Software pada peluncuran software terbarunya di Hotel Le Meridien, Jakarta, Kamis (16/10/2009).

Meski krisis mulai terasa dampaknya, Andal tetap berani meluncurkan piranti lunak terbaru mereka. "Dengan begitu kami bisa unjuk gigi di negara kami sendiri, sebelum kami bertarung di negara lain. Asia misalnya," tukas Indra.

Lewat piranti lunak barunya, Andal menargetkan penambahan paling tidak dua kali lipat dari pelanggan yang ada sekarang. Produk baru yang diluncurkannya itu adalah Andal Kharisma 2009.

Lansir Andal Kharisma 2009

Andal Kharisma 2009 diklaim sebagai software pengelola payroll pertama yang dibuat oleh perusahaan software di Indonesia. Dengan Andal Kharisma 2009 ini PT. Andal Software yakin dapat bersaing dengan perusahaan-perusahan software lokal lainnya.

"Saya yakin kami dapat bersaing dengan perusahaan software lokal lainnya di Indonesia. Masalahnya, software payroll buatan kami ini sangat mudah untuk digunakan, efisien dan dikelola secara otomatis," tegas Indra

Software pengelola payroll ini dibanderol dengan harga sekitar Rp 100 juta. Namun, lanjut Indra, untuk perusahaan yang mempunyai karyawan di bawah 200 orang dapat menyewa software ini. Belum ada informasi berapa harga sewanya.

( wsh / wsh )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Share


Komentar Terpopuler


Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

Rekomendasi Artikel