detikcom

Berita Terbaru

Indeks Berita

Forum I-Net

Pro Kontra

Gb
Tak ada yang menampik soal pesona dan performa iPhone 4S. Sayang, ketika masuk Indonesia, harga gadget Apple itu dibanderol cukup tinggi, dengan versi termurah di kisaran Rp 7 jutaan. Apakah harga itu pantas?
  • KONTRA Muhammad Iqbal Annur  ″JELAS MAHAL LAH HANDPHONE GA DIBAWA MATI MENDING BUAT AMAL BUAT KEPERLUAN ? MASIH BANYAK UNTUK KELAS RAKYAT.. ″
  • KONTRA Wemphy  ″Wajar mahal soalnya di indo banyak yg ababil!.. ″
26%   74% 

Selengkapnya


Senin, 13/10/2008 12:35 WIB

Diknas Umbar Data Jutaan Siswa Sekolah
Wicak Hidayat - detikinet


ilustrasi (situs diknas)

Jakarta - Departemen Pendidikan Nasional (Diknas) mengumbar data jutaan siswa sekolah dari berbagai jenjang di seantero tanah air. Data tersebut termuat dalam program Data Pokok Pendidikan yang dapat diakses melalui situs Diknas.

Sekilas, data yang ada hanya mencantumkan nomor induk, nama, jenis kelamin dan jenjang pendidikan. Namun di situs tersebut juga terdapat pilihan untuk men-download data per sekolah yang mencantumkan alamat dan tanggal lahir setiap siswa di setiap sekolah.

Di satu sisi, program nomor induk ini merupakan langkah yang baik. Seperti dituliskan di situs Diknas, program ini berusaha mengurangi: terjadinya data siswa ganda yang pada akhirnya sulit untuk mendata secara akurat data siswa-siswa di Indonesia.

Namun di sisi lain, ketersediaan data tersebut secara luas membuka peluang hal-hal negatif. Mulai dari pelanggaran privasi hingga kemungkinan penyalahgunaan data tersebut.

Di situsnya Diknas menyebutkan total siswa yang terdaftar pada 13 Oktober 2008 pukul 12:08:44 WIB adalah 36 juta lebih (36.794.918). Disebutkan juga bahwa data yang ada bersifat real time alias terus diperbarui. ( wsh / ash )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Share



Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

Rekomendasi Artikel