detikInet's Community
Berita Lain
-
Senin, 22/03/2010 13:48 WIB
Gandeng NSN, Icon+ Rambah Sumatera -
Senin, 22/03/2010 12:01 WIB
Asing di Menara Telekomunikasi
Kominfo Ingin Menghindari 'Kasus Badung' -
Senin, 22/03/2010 10:31 WIB
Menara Telekomunikasi Tak Sepenuhnya Bebas Asing -
Minggu, 21/03/2010 11:33 WIB
Penjual Pulsa Desak Developer Software Pulsa Bentuk Asosiasi -
Sabtu, 20/03/2010 15:27 WIB
Pedagang Pulsa Kumpulkan Pembuat Software Pulsa -
Sabtu, 20/03/2010 15:03 WIB
BTel Tak Takut Kehabisan Pelanggan Mobile Broadband
Indeks Berita
Sabtu, 11/10/2008 10:15 WIB
Krisis Ekonomi, Operator Diminta Stop Perang Iklan
Ardhi Suryadhi - detikinet

Iklan Tarif Seluler (ist/diolah)
"Perang iklan operator sebaiknya colling down dulu, kalau berlebihan juga tidak baik, mengingat kondisi sekarang ini," ujar Gatot S. Dewa Broto, Kabag Humas Ditjen Postel kepada detikINET.
Imbauan untuk berhemat itu juga sekaligus mandat dari Menkominfo Mohammad Nuh. Karena jika terus menerus tetap dilakukan, dikhawatirkan malah akan memberikan beban ke konsumen. "Memang imbauan ini tidak dilakukan secara resmi hanya imbauan omongan saja," lanjutnya.
Dijelaskan Gatot, kepemilikan asing di sejumlah perusahaan telekomunikasi masih sangat besar. Maka dari itu, jika ada masalah ekonomi di negara lain atau global, secara tidak langsung akan berimbas ke para pemilik saham itu.
Pun demikian, seluruh kalangan industri telekomunikasi diminta jangan panik menyikapi badai krisis ekonomi ini. Mereka sebaiknya arif dan komprehensif dalam menghadapinya.
Mau curhat seputar operator telekomunikasi di Indonesia? Masuk saja ke detikINET Forum.
( ash / fyk )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (14 Komentar)
Baca juga:
Klik di sini:
Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Vita di vita@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.525).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Vita di vita@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.525).





