detikcom

Berita Terbaru

Indeks Berita

Forum I-Net

Pro Kontra

Gb
Tak ada yang menampik soal pesona dan performa iPhone 4S. Sayang, ketika masuk Indonesia, harga gadget Apple itu dibanderol cukup tinggi, dengan versi termurah di kisaran Rp 7 jutaan. Apakah harga itu pantas?
  • KONTRA andre4s  ″knpa hrs bli yg mhl2? L0k da yg murah n lbh \"berkualitas\"!.. ″
  • KONTRA Adie  ″Terlaaaaluuuuuu. Fitur lumayan, but buat gue mendingan Beli galaxi slim dapet 2... ″
26%   74% 

Selengkapnya


Selasa, 09/09/2008 12:11 WIB

Software Gratisan Microsoft Bidik 1 Miliar Mahasiswa!
Ardhi Suryadhi - detikinet


Microsoft DreamSpark (Ist.)

Jakarta - Microsoft punya target muluk untuk program software gratisannya, DreamSpark. Raksasa produsen software ini memperkirakan DreamSpark akan menjangkau lebih dari 1 miliar mahasiswa!

Target tersebut memang melibatkan sebuah sebuah angka yang sangat besar. Meski demikian, target pengguna DreamSpark juga termasuk calon-calon lulusan sekolah menengah atas yang nantinya akan melanjutkan ke perguruan tinggi.

Di Indonesia sendiri, dari jumlah total mahasiswa yang mencapai lebih dari 2 juta orang, diperkirakan 20 persennya atau sekitar 400 ribu mahasiswa berpotensi mengunduh piranti lunak gratis ini.

Software-software yang disediakan antara lain Visual Studio 2008, Expression Studio, Expression Web, Windows Server 2003, SQL Server, Game Studio 2.0 serta lainnya. Targetnya lebih diperuntukkan bagi mahasiswa jurusan desain, teknologi, matematika, ilmu pasti serta teknik.

Sebanyak 13 perguruan tinggi tanah air sudah menandatangani kerjasama kesepakatan penggunaan akses DreamSpark dengan Microsoft. Mereka adalah ITS, Atmajaya, Universitas Gadjah Mada, Gunadarma, Bina Nusantara, Universitas Pelita Harapan, Institut Pertanian Bogor, Institut Teknologi Bandung, Universitas Padjajaran, Universitas Parahyangan, Universitas Brawijaya, Universitas Indonesia serta Universitas MaChung.

Sayangnya, jika diperhatikan dari ke-13 perguruan tinggi di atas, semuanya berada di Pulau Jawa. Lalu bagaimana dengan kesempatan bagi para mahasiswa di pulau lain?

Tony Seno, National Techonology Officer Microsoft Indonesia beralasan, pihaknya memang ingin coba untuk lebih fokus dulu untuk kampus-kampus di Pulau Jawa tersebut. Pun demikian, ke depannya, kesempatan yang sama juga diberikan ke kampus lain yang tertarik bergabung dengan program DreamSpark.

"Pendaftaran bukan pada kami, tinggal menghubungi ITB atau Aptikom sebagai Identity Provider," ujarnya kepada detikINET, di sela peluncuran Microsoft DreamSpark di Hotel Ritz Charlton Jakarta, Senin petang (8/9/2008).

DreamSpark pertama kali diluncurkan pada 19 Februari 2008 di Stanford University, California oleh Bill Gates. Dan sekarang, secara global, program ini telah hadir di 56 negara.


Diskusikan tentang Windows dan aplikasi di bawahnya di detikINET Forum.



( ash / fyk )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Share



Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

Rekomendasi Artikel