Berita Terbaru
-
Rabu, 08/02/2012 18:45 WIB
Heboh, Facebook Kabarkan Perang Dunia Ketiga -
Minggu, 05/02/2012 10:35 WIB
Arab Saudi Sarang Spam, Belanda Target Utama Phising -
Sabtu, 04/02/2012 17:10 WIB
Menelisik Cara Kerja Android.Counterclank -
Sabtu, 04/02/2012 12:15 WIB
Anonymous Umbar Perbincangan Rahasia FBI -
Sabtu, 04/02/2012 08:57 WIB
Benarkah Android.Counterclank Berbahaya? -
Jumat, 03/02/2012 13:19 WIB
Google Perketat Keamanan Android Market
Indeks Berita
Forum I-Net
Pro Kontra
- KONTRA Boeing Hidayat ″Sebenernya kalah jauh jika dibandingkan dgn samsung galaxy S2 kamera kalah layar kalah ma samsung.pantas saja penjualan di 2011 kalah ma S2..cuma.. ″
- PRO pramana putra ″kita disi membicarakan pantas nya harga iPhone 4s itu 7 jutaan di Indonesia, bukan lebih baik beli samsung galaxy dapet dua seharga iPhone 4s. Itu.. ″
28%
72%
Selengkapnya
Jualan Laku, Spam Makin 'Besar Kepala'
Annisa M. Zakir - detikinet
ilustrasi (ist.)
Menurut survei yang dilakukan perusahaan Marshal terhadap 662 responden yang merupakan pengguna internet aktif yang senang belanja online, 29% dari mereka mengaku telah membeli sedikitnya 1 barang hasil dari pemasaran yang dilakukan spammer lewat e-mail.
Barang-barang yang biasa ditawarkan e-mail spam antara lain obat-obatan, jam, perhiasan, baju dan barang-barang mewah yang 'tidak resmi' karena yang barang aslinya mahal atau susah sekali didapat.
"Banyak dari kita tidak memikirkan spam sebagai media beriklan yang utama untuk melakukan pemasaran," ujar Bradley Anstis, Vice-President of Products dari Marshal seperti dikutip detikINET dari Softpedia (21/8/2008).
Hasil dari studi yang digagas perusahaan Marshal ini memang belum bisa dikatakan valid mengingat terlalu sedikitnya responden bila dibandingkan dengan pengguna internet aktif yang senang belanja online.
Sebelumnya, tahun 2004, Perusahaan Forester Reasearch juga melakukan hal yang sama terhadap 6000 responden. Hasil yang lalu menyatakan 20% dari ribuan responden itu juga mengakui pernah membeli barang yang ditawarkan melalui spam.
Lebih lanjut dijelaskan, bukti-bukti ini menjadi cukup jelas mengapa spam masih terus beredar. "Ada orang yang membeli produk dari spam membuat spammer mengeruk keuntungan," tukas Anstis. Hal tersebutlah yang membuat e-mail spam terus menggila.
( amz / amz )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga :
Berita Terpopuler
- Jumat, 10/02/2012 17:17
LG: BlackBerry Hanya Mengandalkan BBM - Jumat, 10/02/2012 15:02
Menerka Perubahan di iPad 3 - Jumat, 10/02/2012 11:27
Inikah Bocoran Tampilan iPad 3? - Jumat, 10/02/2012 15:24
Prada Phone 3.0, Smartphone Android Paling Gaya - Jumat, 10/02/2012 16:13
Prime 901, Ponsel TV Android
Komentar Terpopuler
- Minggu, 05/02/2012 13:48 WIB
Pemerintah & Militer AS Siap Pakai Smartphone Android - Senin, 06/02/2012 11:58 WIB
Studi: Aplikasi iOS Sering Crash Dibanding Android - Minggu, 05/02/2012 16:48 WIB
Motorola Minta Jatah Penjualan iPhone - Selasa, 07/02/2012 14:58 WIB
Ini Dia Ponsel yang Paling Kuat di Suhu Beku - Selasa, 07/02/2012 09:36 WIB
Pekerja Pabrik iPad Belum Pernah Melihat iPad
Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Rekomendasi Artikel
- Hati-hati! Banyak Jalan Berlobang di Tanah Abang-Pondok Indah-Fatmawati-Mangga Besar-Mampang-Kuningan
- PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus






Sending your message


---125x125.gif)
