detikInet's Community
Berita Lain
-
Jumat, 19/03/2010 15:22 WIB
Indonesia di 'Daftar Hitam', Pemerintah Diminta Tegas -
Jumat, 19/03/2010 10:50 WIB
Indonesia Masuk 'Daftar Hitam' AS Gara-Gara Open Source? -
Kamis, 18/03/2010 16:01 WIB
HTC Percaya Diri Mampu Lawan Apple -
Kamis, 18/03/2010 12:46 WIB
Sony Disomasi Sony
Sony AK Penuhi Permintaan Sony Corp -
Rabu, 17/03/2010 15:35 WIB
Sony Disomasi Sony
Sony AK Diminta Rahasiakan Pertemuan -
Rabu, 17/03/2010 14:37 WIB
Dell Tuding Sharp dkk Lakukan Kartel Harga LCD
Indeks Berita
Kamis, 07/08/2008 11:32 WIB
Polisi Gulung Sindikat Pencurian Kartu Kredit Terbesar
Fransiska Ari Wahyu - detikinet

Kartu kredit (ist.)
Disebut-sebut pencurian ini merupakan yang terbesar di negara adi daya tersebut. Sindikat yang beranggotakan 11 orang ini beraksi dengan membobol sistem keamanan dan menginstal program untuk mendapatkan data keuangan personal. Data tersebut kemudian dijual atau digunakan sendiri.
Para terdakwa ada yang berasal dari Amerika Serikat, Estonia, Ukraina, China, dan Belarusia. Pentolan sindikat ini adalah Albert "Segvec" Gonzalez, yang bekerja sebagai informan rahasia untuk agen rahasia.
"Sejauh ini, kasus pencurian identitas ini merupakan yang terbesar dan paling kompleks yang pernah terjadi di negara ini," tutur Michael Mukasey, attorney-general AS, seperti dilansir FT.com dan dikutip detikINET, Kamis (7/8/2008).
Nomor-nomor kartu kredit dan debit tersebut mereka kumpulkan dengan teknik wardriving (mencari akses dari jaringan komputer nirkabel dengan menggunakan laptop). Terkadang mereka menggunakan program "sniffer" yang akan meng-capture rincian kartu. Data tersebut kemudian disembunyikan di server komputer yang di-enkripsi, dan dikendalikan di Eropa Timur serta Amerika Serikat.
Kemudian, data tentang nomor kartu kredit tersebut dijual via internet. Nomor-nomor tersebut diuangkan dengan meng-encoding nomor-nomor kartu di magnetic strip kartu kosong yang digunakan untuk menarik ribuan dolar dari ATM.
Berbagi cerita tentang kejahatan di dunia maya? Gabung yuk di detikINET Forum! ( faw / dwn )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (1 Komentar)
Baca juga:
Klik di sini:
Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Vita di vita@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.525).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Vita di vita@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.525).





