detikcom

Berita Terbaru

Indeks Berita

Forum I-Net

Pro Kontra

Gb
Tak ada yang menampik soal pesona dan performa iPhone 4S. Sayang, ketika masuk Indonesia, harga gadget Apple itu dibanderol cukup tinggi, dengan versi termurah di kisaran Rp 7 jutaan. Apakah harga itu pantas?
  • PRO Renata Siti  ″Pantas2 saja.... Mahal relatif... Yang kontra itu yang gak sanggup beli pastinya... Segala alasan negatif di cari2 hanya dan hanya untuk menenangkan.. ″
  • KONTRA Dhyän Nuryadin  ″jiahhh jelas mahal lahhh....siri could...... klbhn yang pasti jrng d gnkn..... yg ada cuma gengsinya tinggi....klw d tenteng d tmpt rame banggax.. ″
28%   72% 

Selengkapnya


Selasa, 05/08/2008 07:40 WIB

Picu Pembunuhan, Penjualan Game Dihentikan
Fino Yurio Kristo - detikinet


Adegan Game GTA (ist.)

Bangkok - Distributor video game di Thailand memutuskan menghentikan penjualan video game Grand Theft Auto (GTA). Hal ini dilatarbelakangi kasus pembunuhan dan perampokan seorang sopir taksi oleh pemuda yang mengaku terinspirasi adegan di GTA.

"Kami mengirimkan pesan pada toko-toko untuk menghentikan penjualan GTA dan kami akan menggantinya dengan game lain," tandas Sakchai Chotikachinda, Marketing Director distributor GTA di Thailand, New Era Interactive Media.

Seperti dilansir Reuters dan dikutip detikINET, Selasa (5/8/2008), polisi menyatakan, sang tersangka pembunuhan bernama Polwat Chinno itu memang mengakui bahwa perbuatan kejinya diinspirasi oleh GTA.

"Dia mengatakan ingin mengetahui apakah merampok taksi di kehidupan nyata bakal semudah seperti di dalam game," demikian kata Veeravit Pipattanasak, polisi yang menginvestigasi kasus ini.

GTA sendiri telah lama dikritik di berbagai belahan dunia karena banyaknya adegan kekerasan yang bertebaran dalam game ini. Pejabat senior di Kementerian Kebudayaan Thailand juga tak ketinggalan melayangkan protesnya.

"Situasi bisa bertambah buruk. Hari ini sopir taksi yang dibunuh, besok-besok bisa jadi pemilik toko video game jadi korban," papar Ladda Thangsupachai, direktur Cultural Surveillance Centre di Kementerian Kebudayaan Thailand.

Kasus pembunuhan ini seharusnya jadi pemicu bagi pemerintah Thailand untuk menangkal dampak game kekerasan. Orang tua pun juga perlu lebih memperhatikan game apa yang dimainkan oleh anak-anak mereka.

Berbagi cerita seru soal video game? gabung saja di detikINET Forum!
( fyk / wsh )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Share


Komentar Terpopuler


Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

Rekomendasi Artikel