detikInet's Community
Berita Lain
-
Sabtu, 20/03/2010 15:03 WIB
BTel Tak Takut Kehabisan Pelanggan Mobile Broadband -
Sabtu, 20/03/2010 10:53 WIB
'Pelanggan Mobile Broadband Tidak Loyal' -
Sabtu, 20/03/2010 08:55 WIB
BTel Siapkan Jurus Baru di Kompetisi Mobile Broadband -
Jumat, 19/03/2010 16:20 WIB
Indosat Keluarkan Ponsel Chatting Merek Lokal -
Jumat, 19/03/2010 14:30 WIB
Icon+Inti Protes Tender PLIK
Negara Berpotensi Rugi Rp 116,99 Miliar -
Jumat, 19/03/2010 13:54 WIB
Icon+ dan Inti Protes Tender Internet Kecamatan
Indeks Berita
Kamis, 31/07/2008 18:10 WIB
Tarif Telepon Flexi Naik atau Turun?
Achmad Rouzni Noor II - detikinet

Ilustrasi (inet)
VP Public and Marketing Communication PT Telkom, Eddy Kurnia, tidak memastikan apakah akan ada kenaikan. Namun yang pasti, katanya, bakal ada penyesuaian tarif.
"Sebagai contoh jenis layanan hubungan yang di-flat-kan yaitu hubungan off-net Flexi Classy dengan seluler non-lokal, yang semula Rp 400 hingga Rp 1.250 per 30 detik menjadi Rp 625 per 30 detik," jelas Eddy dalam keterangannya, Kamis (31/7/2008).
Namun di sisi lain, menurut dia, struktur tarif baru ini justru akan membuat biaya komunikasi lintas operator jadi lebih murah. Sebagai contoh, tarif pesan pendek (SMS) ke operator lain terjadi penurunan.
Disebutkan, tarif SMS dari pascabayar Flexi Classy ke operator lain mengalami penurunan dari semula Rp 250 per SMS menjadi Rp 136 per SMS. Demikian juga tarif SMS prabayar Flexi Trendy, ke operator lain turun dari semlua Rp 318 per SMS menjadi Rp 150 per SMS.
Eddy Kurnia menegaskan, kebijakan penetapan harga (pricing) layanan Flexi ini merujuk pada formula Peraturan Menteri Nomor 15/2008 tentang Tata Cara Penetapan Tarif Jasa Teleponi Dasar yang Disalurkan melalui Jaringan Tetap.
Kebijakan itu menetapkan tarif dasar Flexi berdasarkan lima jenis layanan, yaitu: hubungan antarsesama pengguna Flexi (on-net), hubungan antara Flexi dengan telepon rumah kabel (PSTN atau Public Switch Telephone Network) dan Fixed Wireless Access (FWA) non-Flexi, hubungan antara Flexi dengan layanan seluler (off-net mobile), serta hubungan pesan pendek (SMS).
Keputusan Telkom dalam memberlakukan tarif flat, kata Eddy, didasari empat pertimbangan, yakni tren pasar ke depan, struktur flat yang sederhana, semakin banyaknya operator yang juga memberlakukan tarif flat, serta posisi Telkom dalam peta persaingan bisnis telekomunikasi.
"Dengan struktur tarif baru tersebut, kami yakin Flexi akan semakin atraktif bagi pelanggan, terutama karena saat ini layanan tersebut merupakan pemegang pangsa pasar terbesar dengan jumlah pelanggan mencapai sekitar 7,5 juta satuan sambungan," pungkas Eddy.
Mau curhat atau punya unek-unek seputar operator telekomunikasi di Indonesia? Keluarkan saja di detikINET Forum. ( rou / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (1 Komentar)
Baca juga:
Klik di sini:
Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Vita di vita@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.525).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Vita di vita@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.525).






