Berita Terbaru
-
Minggu, 05/02/2012 16:48 WIB
Motorola Minta Jatah Penjualan iPhone -
Kamis, 26/01/2012 16:30 WIB
Motorola Gugat Apple Soal iPhone 4S dan iCloud -
Sabtu, 21/01/2012 15:05 WIB
Apple Gugat Samsung Galaxy Nexus -
Rabu, 11/01/2012 11:49 WIB
Kodak Tuntut Apple dan HTC -
Jumat, 06/01/2012 14:34 WIB
Steve Jobs Dijadikan Action Figure, Apple Berang -
Rabu, 04/01/2012 11:58 WIB
Google Borong Paten IBM
Indeks Berita
Forum I-Net
Pro Kontra
- KONTRA Boeing Hidayat ″Sebenernya kalah jauh jika dibandingkan dgn samsung galaxy S2 kamera kalah layar kalah ma samsung.pantas saja penjualan di 2011 kalah ma S2..cuma.. ″
- PRO pramana putra ″kita disi membicarakan pantas nya harga iPhone 4s itu 7 jutaan di Indonesia, bukan lebih baik beli samsung galaxy dapet dua seharga iPhone 4s. Itu.. ″
28%
72%
Selengkapnya
Google vs Maskapai Penerbangan, Siapa Menang?
Devi Suzanti - detikinet
Pesawat American Airlines (ist.)
Namun pada akhirnya kasus itu selesai secara damai dan disepakati bahwa kedua pihak akan membayar biaya persidangan masing-masing. Meski tak ada yang dikatakan 'menang' dalam persidangan, Google boleh dibilang memenangkan kasus ini karena tak perlu membayar ganti rugi sepeserpun.
Juru bicara kedua pihak yang sempat bersengketa itu menyatakan bahwa masalah ini telah diselesaikan dengan baik dan memuaskan. Demikian seperti dikutip detikINET dari NYTimes, Rabu (23/7/2008).
Dalam kasus tersebut, American Airlines menuntut Google karena munculnya situs pesaing mereka saat dilakukan pencarian dengan kata kunci AAdvantage di Google. Padahal, AAdvantage adalah nama merek dagang terdaftar untuk program frequent flyer maskapai tersebut.
Perusahaan penerbangan tersebut mengatakan, munculnya situs-situs pesaing itu dapat membuat bingung para pelanggan. Lebih lanjut, hal itu dianggap membuat para calon pelanggan American Airlines bisa beralih kepada pesaing.
Namun Google membela diri dengan membandingkan program promosi di supermarket yang kerap memberikan kupon produk tertentu pada pelanggan yang membeli produk pesaing. Perbandingan lain adalah iklan yang berdampingan antara dua produsen mobil, misalnya Ford dan Chevrolet.
"Tentu saja mereka (para produsen-red) akan mencari-cari untuk 'membajak' atau 'memalingkan' para konsumen yang mempunyai indikasi dan ketertarikan kepada para pesaing produknya," sebut pengacara dari pihak Google. Namun, lanjut pernyataan sang pengacara dalam persidangan, selama masing-masing produsen tidak berpura-pura menjadi pemilik produk atau layanan pesaing maka hal itu sah-sah saja secara hukum.
Ini bukan pertama kali Google menghadapi kasus serupa. Sebelumnya Google berhasil menyelesaikan kasus dengan perusahaan asuransi Geico dan pengecer American Blind & Wallpaper Factory Inc.
( wsh / wsh )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga :
Berita Terpopuler
- Jumat, 10/02/2012 19:05
Membludak, Pemesanan Nikon D800 Dihentikan - Jumat, 10/02/2012 15:02
Menerka Perubahan di iPad 3 - Jumat, 10/02/2012 17:17
LG: BlackBerry Hanya Mengandalkan BBM - Jumat, 10/02/2012 11:27
Inikah Bocoran Tampilan iPad 3? - Jumat, 10/02/2012 19:23
Ingin Rilis Windows Phone, LG Tunggu Nokia Sukses
Komentar Terpopuler
- Minggu, 05/02/2012 13:48 WIB
Pemerintah & Militer AS Siap Pakai Smartphone Android - Senin, 06/02/2012 11:58 WIB
Studi: Aplikasi iOS Sering Crash Dibanding Android - Minggu, 05/02/2012 16:48 WIB
Motorola Minta Jatah Penjualan iPhone - Selasa, 07/02/2012 14:58 WIB
Ini Dia Ponsel yang Paling Kuat di Suhu Beku - Selasa, 07/02/2012 09:36 WIB
Pekerja Pabrik iPad Belum Pernah Melihat iPad
Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Rekomendasi Artikel
- Korban Tewas Kecelakaan Maut Bertambah Jadi 14 Orang
- Komisi Pengawas PD Sudah Panggil Ruhut Sitompul & Ajeng Ratna






Sending your message


---125x125.gif)
