Berita Terbaru
-
Jumat, 10/02/2012 08:02 WIB
Duh, Putus Pertemanan di Facebook Berujung Pembunuhan -
Jumat, 10/02/2012 07:04 WIB
Google Chrome 17 Tampil Lebih Ngebut -
Kamis, 09/02/2012 18:53 WIB
Ini Dia 10 Finalis Do Network Lenovo -
Kamis, 09/02/2012 13:08 WIB
Berharap Lahirnya Mark Zuckerberg 'Made in Indonesia' -
Kamis, 09/02/2012 11:18 WIB
Diancam Mau Didemo, Apple Tegaskan Peduli Nasib Buruh -
Kamis, 09/02/2012 09:59 WIB
Ribuan Orang akan Geruduk Toko Apple
Indeks Berita
Forum I-Net
Pro Kontra
- KONTRA Aio Wa ″Wahhh.gak pantes tu dihargai segitu,,, iPhone hanya cocok buat wong tuwek yg gaptek n sibuk dgn gengsi N bisnisnya,,tetangga w yg gak lebih kaya dari.. ″
- KONTRA Boeing Hidayat ″Sebenernya kalah jauh jika dibandingkan dgn samsung galaxy S2 kamera kalah layar kalah ma samsung.pantas saja penjualan di 2011 kalah ma S2..cuma.. ″
27%
73%
Selengkapnya
Situs Diknas Diserbu Ortu Cemas
Ardhi Suryadhi - detikinet
Ilustrasi (Ist.)
Tak pelak, sejak semalam tak sedikit dari para orangtua ini yang wara-wiri mengecek situs penerimaan siswa baru (PSB online) yang berada di bawah Departemen Pendidikan Nasional dan beralamat di http://www.psb-online.or.id tersebut.
Sebab, meski hasil pengumuman lolos tidaknya anak mereka juga diumumkan di sekolah pada hari ini, namun dengan mengakses PSB online sepertinya akan jauh lebih cepat bagi para orangtua untuk menghilangkan rasa penasaran mereka.
Seperti yang dilakukan oleh Ibu Aminah di Jakarta Timur, yang dari semalam terus mantengin situs PSB online. Ia mengaku gelisah jika posisi anaknya yang memilih SMAN 36 sewaktu-waktu melorot tersalip pendaftar lain.
Sebab, sistem penerimaan sekolah negeri sekarang ini bersifat siapa yang memiliki nilai yang paling besar dia yang mendapat bangku di sekolah itu. Sementara siswa yang hanya mempunyai nilai pas-pasan hanya bisa menunggu waktu penutupan pendaftaran berakhir dan berdoa posisinya tak tergeser pendaftar lain.
Meski demikian, dilansir dari situs PSB online, pada pelaksanaan penerimaan siswa baru selama ini masih belum menggunakan kemajuan teknologi informasi dengan optimal.
Beberapa daerah yang telah mengumumkan penggunaan sistem online pada pelaksanaan PSB-nya pada prakteknya hanya melakukan pengumuman secara online, akan tapi proses pendaftaran dan seleksi masih ditangani secara manual sehingga masih diragukan transparasi dan keabsahannya.
Hal ini dikatakan karena belum adanya pengembangan sistem yang mampu mengelola keseluruhan proses PSB secara real time online process. PSB Real-Time Online Process yang dimaksud adalah kemampuan melakukan otomasi proses PSB secara online dari mulai proses pendaftaran, proses seleksi hingga publikasi pengumuman di Internet. Dengan sistem ini maka seluruh proses PSB ditangani secara otomatis oleh server komputer dan tidak melibatkan banyak campur tangan manusia secara manual.
Punya cerita menarik seputar teknologi informasi? Sampaikan saja di detikINET Forum. ( ash / wsh )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga :
Berita Terpopuler
- Jumat, 10/02/2012 19:05
Membludak, Pemesanan Nikon D800 Dihentikan - Jumat, 10/02/2012 17:17
LG: BlackBerry Hanya Mengandalkan BBM - Jumat, 10/02/2012 19:26
Ilmuwan Jepang Ciptakan Robot 'Avatar' - Jumat, 10/02/2012 11:27
Inikah Bocoran Tampilan iPad 3? - Jumat, 10/02/2012 07:04
Google Chrome 17 Tampil Lebih Ngebut
Komentar Terpopuler
- Minggu, 05/02/2012 13:48 WIB
Pemerintah & Militer AS Siap Pakai Smartphone Android - Senin, 06/02/2012 11:58 WIB
Studi: Aplikasi iOS Sering Crash Dibanding Android - Minggu, 05/02/2012 16:48 WIB
Motorola Minta Jatah Penjualan iPhone - Selasa, 07/02/2012 14:58 WIB
Ini Dia Ponsel yang Paling Kuat di Suhu Beku - Selasa, 07/02/2012 09:36 WIB
Pekerja Pabrik iPad Belum Pernah Melihat iPad
Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Rekomendasi Artikel
- Polisi Olah TKP Kecelakaan Maut di Puncak Jam 2 Dini Hari
- TB Silalahi Akan Panggil Diana untuk Buktikan Politik Uang di Kongres PD






Sending your message


---125x125.gif)
