detikcom

Berita Terbaru

Indeks Berita

Forum I-Net

Pro Kontra

Gb
Tak ada yang menampik soal pesona dan performa iPhone 4S. Sayang, ketika masuk Indonesia, harga gadget Apple itu dibanderol cukup tinggi, dengan versi termurah di kisaran Rp 7 jutaan. Apakah harga itu pantas?
  • KONTRA Denny Suprapto A Sanchez  ″Klo mnurut gue ipone 4s termaksud mahal. Lebih baik pilih Android jimamin puass. Gue lebih pilih samsung ketimbang ipone.. ″
  • KONTRA m203040t  ″iphone di luar lebih murah.... soalnya ongkir nya mahal disini sama dibundle telkomsetan ma extra lebay wkwkwk cari aja dipasaran cm 6jutaan.. ″
28%   72% 

Selengkapnya


Kamis, 08/05/2008 09:30 WIB

'Santet Online' Juga Beredar di Sumbar & Bengkulu
Arfi Bambani Amri - detikinet

Jakarta - Bukan hanya warga Riau, warga Bengkulu dan Sumatera Barat juga dihebohkan oleh SMS berantai yang berisikan kabar santet melalui telepon genggam. Sebagian warga ada yang ketakutan.

"SMS itu benar nggak ya?" tanya warga Lubuk Basung, Sumatera Barat, Yudi, kepada detikcom, Kamis (8/5/2008).

Yudi mengaku, SMS itu telah menyebar ke banyak orang di Ibukota Kabupaten Agam itu. Isi SMS itu menyebutkan, bahwa jika ada telepon masuk dengan nomor berwarna merah, jangan diangkat.

Yudi antara percaya dan tidak percaya dengan berita itu. Rasa penasarannya bertambah karena telepon genggamnya yang tidak berwarna.

"Saya penasaran, apakah bisa handphone tidak berwarna ini mengeluarkan warna merah," kata Yudi sambil tergelak.

Hal yang sama juga terjadi di Bengkulu. Mayang, seorang warga Jakarta, mengaku mendapatkan terusan SMS itu dari sepupunya yang berdomisili di Bengkulu.

Berikut isi SMS yang dikirimkan sepupunya:
"Kalau ada telepon yang NOMOR BERWARNA MERAH dan no HP yang akhirnya 0866 dan 0666 jangan diangkat karena bisa menelan jiwa. Hari ini sudah disiarkan diberita, terjadi di Jakarta dan Duri, Bengkalis dan sudah terbukti. Sekarang masih diusut oleh pihak KEPOLISIAN. Dugaan sementara adalah kasus PEMBUNUHAN JARAK JAUH MELALUI TELEPON GENGGAM (HP) oleh dukun ILMU HITAM / si penelepon adalah ROH GENTAYANGAN yang mencari MANGSA. Harap dimengerti dan kirim ke teman atau saudara semua."

"Apakah itu benar?" tanya Mayang ke detikcom. Bahkan, tambahnya, korban yang terkena telepon santet itu juga seorang warga Padang, Sumatera Barat.

Sampai hari ini Kamis 8 Mei 2008, di Jakarta tak pernah tersiar kabar 'santet online' seperti ini. Polisi Bengkalis, Riau, juga memastikan bahwa isu itu hanya kabar bohong.

Menurut Anda, mengapa sampai ada fenomena ini? Sampaikan di thread khusus pada Forum!
( aba / dbu )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Share


Komentar Terpopuler


Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

Rekomendasi Artikel