detikcom

Berita Terbaru

Indeks Berita

Forum I-Net

Pro Kontra

Gb
Tak ada yang menampik soal pesona dan performa iPhone 4S. Sayang, ketika masuk Indonesia, harga gadget Apple itu dibanderol cukup tinggi, dengan versi termurah di kisaran Rp 7 jutaan. Apakah harga itu pantas?
  • KONTRA Aio Wa  ″Wahhh.gak pantes tu dihargai segitu,,, iPhone hanya cocok buat wong tuwek yg gaptek n sibuk dgn gengsi N bisnisnya,,tetangga w yg gak lebih kaya dari.. ″
  • KONTRA Boeing Hidayat   ″Sebenernya kalah jauh jika dibandingkan dgn samsung galaxy S2 kamera kalah layar kalah ma samsung.pantas saja penjualan di 2011 kalah ma S2..cuma.. ″
27%   73% 

Selengkapnya


Selasa, 01/05/2007 17:45 WIB

Masa Gratis Domain .id Diperpanjang
Ni Ketut Susrini - detikinet


Ilustrasi (inet)

Jakarta - Jangka waktu pendaftaran gratis domain .id diperpanjang, menyusul masih tertundanya serah terima pengelolaan nama domain dari Departemen Komunikasi dan Informatika (Depkominfo) ke Perhimpunan Nama Domain Indonesia (Pandi). Teddy Sukardi, Ketua Pengurus Pandi, mengatakan sampai saat ini pengelolaan domain .id masih ada dalam masa transisi. Proses serah terima yang semula dijadwalkan berlangsung pada 1 Mei, kembali mundur. "Sekarang kita masih ada di masa transisi. Diharapkan 1 Juni sudah mulai serah terima dari Depkominfo ke Pandi," kata Teddy saat dihubungi detikINET, Selasa (1/5/2007). Semula, pendaftaran domain .id ditetapkan gratis sampai 30 April 2007. Dengan mundurnya jadwal serah terima, masa pendaftaran gratis pun diperpanjang. "Masa gratis diperpanjang sampai 1 Juni. Setelah itu baru mulai bayar sesuai tarif yang ditetapkan," ujarnya. Lebih lanjut Teddy menjelaskan, keempat kelompok kerja (Pokja) yang ada di Pandi sudah menghasilkan peningkatan kinerja. "Pokja teknologi sudah memilih teknologinya, pokja regulasi sudah mulai menyusun regulasinya, demikian halnya dengan pokja tarif dan pokja promosi," papar Teddy. Pandi menurut Teddy akan melangsungkan konsultasi publik untuk mencari masukan tentang pengelolaan nama domain. "Begitu rampung, nanti akan dilakukan uji publik. Kita akan sampaikan pada publik, barangkali ada umpan balik. Dari situ kita akan buat keputusan untuk diimplementasikan," paparnya. ( nks / nks )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Share


Berita Terpopuler

Komentar Terpopuler


Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

Rekomendasi Artikel